Gubernur Sulteng diwakili Asisten III, Mulyono menyerahkan SK pengangkatan CPNS di lingkungan Kantor Kemenkumham Provinsi Sulteng. [Antara]

271 CPNS Kemenkumham Sulteng Ikuti Pembekalan

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sebanyak 271 CPNS di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng, mengikuti pembekalan orientasi, Senin (22/1/2017).

Para CPNS yang mengkuti orientasi ini merupakan penerima SK pengangkatan untuk formasi untuk penjaga tahanan, formasi S1 untuk pemeriksaan keimigrasian, formasi S1 pembimbing kemasyarakatan dan formasi S1 keperawatan.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dalam sambutanya yang dibacakan Asisten III Bidang Admistrasi Umum dan Organisasi Pemprov Sulteng, Mulyono mengingatkan para CPNS untuk menghindari tindakan-tindakan yang haram karena akan merusak dan menghambat perjalanan karier sebagai seorang PNS.

“Saya minta adik-adik CPNS untuk tidak melakukan praktek haram seperti korupsi, pungli, suap dan narkoba,” katanya.

Untuk menjadi seorang pemimpin, kata gubernur, ada empat hal yang perlu mendapat perhatian serius antara lain menyangkut kualitas diri yang terus menerus harus ditingkatkan.

Berikutnya adalah bertanggung jawab dalam menjalankan tuga-tugas, disiplin dan profesional.

“Kalau empat hal ini dipegang teguh, maka kelak bisa menjadi seorang pemimpin,” katanya.

Bisa jadi ada di antara kalian ini yang menjadi Kakanwil Kemenhumham di Provinsi Sulteng atau di daerah lainnya. Tapi sebaliknya, jika empat hal ini tidak dipegang, maka tidak akan mungkin bisa menjadi seorang pemimpin, katanya.

Karena itu, gubernur berpesan kepada para CPNS di jajaran Kemenhumham Sulteng untuk tidak menyentuh yang namanya perbuatan haram seperti korupsi, suap,pungli dan narkoba karena seorang PNS yang terlibat korupsi bisa langsung dipecat.

Gubernur juga mengatakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS di lingkungan Kemenkumham Provinsi Sulteng otomatis membawa konsekwensi moral bagi saudara untuk memikul beban, tanggung jawab dan kewajiban yang tidak ringan.

Sebab menjadi aparatur negara di era milenial ini membutuhkan sikap mental yang berorientasi pada kinerja dan semangat pelayanan serta ditambah dengan kapasitas keilmuan dan keterampilan kerja yang memadai.

Oleh karena itu, perubahan pola pikir dan tindakan yang positif adalah hal yang utama harus segera dilakukan agar tidak mengecewakan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Gubernur berharap melalui kegiatan orientasi ini, kiranya seluruh CPNS dapat sungguh-sungguh mengikuti dan mencermati setiap materi pembekalan yang disampaikan para narasumber.

Pembekalan ini tentu sangatlah penting bagi setiap CPNS dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Orientasi ini akan berlangsung dari 22 Januari s/d 3 Februari 2018. [***]

Source; Antara
Red; Sutrisno

(Visited 84 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*