Kadis Kesehatan Tolitoli, Bakri Idrus. [Ramlan]

8 Unit Ambulance Puskesmas di Tolitoli Terancam Ditarik Dealer

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Dari 10 unit mobil ambulance untuk sejumlah Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli yang diadakan Tahun 2017, 8 unit diantaranya terancam ditarik oleh pihak dealer.

Pasalnya, pengadaan bantuan mobil ambulance melaui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 itu, baru dibayarkan sebesar 30 persen oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Tolitoli, dari sisa anggaran DAK Rp6,2 Miliar.

“Padahal kami pihak dinas sudah lakukan proses pembayaran sesuai prosedur yang di dalam Daftar isian Perencanaan Anggaran (DIPA), ” terang Kadis Kesehatan Kabupaten Tolitoli, Bakri Idrus, Selasa (27/2/2018).

Bakri Idrus mengaku terkejut atas rencana penarikan 8 unit ambulance tersebut. Padahal menurutnya, mobil operasional Puskesmas itu seharusnya sudah dibayarkan sesuai proses yang sudah dilaksanakan.

“Ambulance yang akan ditarik itu karena tidak adanya komunikasi atau informasi dari pihak dinas.keuangan, padahal uang mukanya kita sudah bayar 30 persen,” bebernya.

Dia mengatakan untuk mengatasi pelunasan agar mobil tersebut, rencananya pihak Dinkes akan mengusulkan kembali pada anggaran perubahan.

“Saya heran, anggaran pembangunan Rumah Sakit Desa Malala, Kecamatan Dondo ada uangnya, tetapi mobil Puskesmas tidak, sementara sumber dananya juga dari DAK,” katanya.

DAK yang masih tersisa milik Dinkes Tolitoli, kata Kadis Kesehatan Tolitoli totalnya Rp11,2 miliar, termasuk Rp5 mMiliar tahun 2016 dan Rp6,2 miliar tahun 2017, sehingga tidak dikhawatirkan tidak bisa dilunasi pada pengusulan anggaran perubahan tahun ini. [***]

Penulis; Ramlan Rizal

(Visited 653 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*