Movistar Yamaha memutuskan untuk tidak mencari pengganti Valentino Rossi dan hanya mengandalkan Maverick Vinales pada balapan MotoGP San Marino, 8-10 September 2017.[AFP]

Bakal Berbeda, Menariknya MotoGP San Marino Tanpa Rossi

Bagikan Tulisan ini :

Misano, Jurnalsulawesi.com – Balapan MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017), bakal kehilangan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, yang masih menjalani pemulihan cedera. Absennya The Doctor tentu jadi kehilangan besar karena MotoGP San Marino merupakan balapan kandangnya.

Rossi mengalami patah kaki setelah terjatuh menggunakan sepeda motor offroad. Saat ini, The Doctor sudah meninggalkan rumah sakit tapi butuh waktu untuk proses penyembuhan.

Ketidakhadiran Rossi tentu mengecewakan bagi warga serta di sana. Mereka tidak bisa menyaksikan pebalap tuan rumah beradu cepat dengan pebalap-pebalap lainnya.

Bagi Rossi, ini juga jadi kerugian besar. Peluangnya merebut gelar juara dunia musim ini tentu saja semakin tipis. Padahal, balapan di San Marino merupakan kesempatan bagi Rossi untuk mempersempit jarak dengan pebalap-pebalap di atasnya.

Rossi saat ini masih berada di urutan keempat dengan torehan 157 poin. Dia tertinggal 26 poin dari Andrea Dovizioso yang berada di puncak klasemen MotoGP.

Meski tanpa kehadiran Rossi, bukan berarti balapan di San Marino bakal berlangsung tanpa gereget. Pebalap lainnya seperti Marc Marquez, Vinales, dan Dovizioso juga akan berjuang sekuat memuluskan langkah menjadi juara dunia tahun ini.

Selain cerita soal Valentino Rossi, persaingan ini juga dibumbui sejumlah fakta menarik seputar MotoGP San Marino tanpa kehadiran The Doctor.

  1. Ini akan menjadi balapan edisi ke-21 di Sirkuit Misano, yang telah berganti nama dengan Misano World Circuit Marco Simoncelli dalam menyelenggarakan balap MotoGP

  2. Dani Pedrosa adalah juara bertahan di GP San Marino.

  3. Yamaha menjadi tim tersukses di kelas MotoGP sejak Misano kembali menggelar balapan pada 2007 dengan enam kemenangan, sedangkan Honda baru mengemas dua kemenangan dan Ducati baru sekali.

  4. Jorge Lorenzo dan Marc Marquez menempatkan namanya sebagai pebalap tersukses di GP San Marino sejak kembali pada kalender MotoGP pada 2007. Keduanya masing-masing mencatat empat kemenangan. Lorenzo (3 kali di MotoGP dan 1 di kelas 250cc), dan Marquez (sekali di MotoGP dan 2 kali Moto2 serta sekali di 125cc).

  5. Ducati baru 3 kali meraih podium di GP San Marino sejak 2007. Casey Stoner keluar sebagai juara pada 2007, Toni Elias finis ke-3 (2008), dan terakhir diraih Valentino Rossi dengan podium ke-2 pada 2012.

Bakal Berbeda
Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menilai balapan MotoGP San Marino yang akan dihelat di Sirkuit Misano, Minggu (10/9/2017), bakal terasa berbeda tanpa kehadiran Valentino Rossi. Dia tampaknya sudah merindukan sosok The Doctor.

Rossi dipastikan absen saat balapan MotoGP San Marino 2017. Pebalap asal Italia tersebut gagal tampil di kandang sendiri karena harus menjalanipemulihan setelah melakukan operasi patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanannya akibat kecelakaan motocroos.

“Sayangnya kami akan balapan di Misano tanpa kehadiran rekan setim saya, Valentino Rossi, dan itu adalah sebuah kekecewaan besar. Saya tahu balapan di Sirkuit Misano menjadi salah satu seri yang spesial untuknya karena balapan di kandang sendiri,” kata Vinales seperti dikutip situs resmi Movistar Yamaha, Rabu (6/9/2017).

“Balapan nanti tak akan sama seperti sebelumnya jika tak ada dia. Saya mendoakan agar dia segera pulih dan berharap bisa kembali lagi,” ujar Vinales.

Maverick Vinales bakal berikan kemenangan untuk penggemar Valentino Rossi di Sirkuit Misano.[Yamaha MotoGP]

Yamaha Tetap Pede
Direktur tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, menegaskan timnya bakal melakoni MotoGP San Marino dengan kepercayaan diri tinggi meski tak diperkuat Valentino Rossi. Dia menyebut Maverick Vinales siap menghadapi balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (10/9/2017), tersebut.

Rossi dipastikan absen pada MotoGP San Marino setelah mengalami kecelakaan motocroos. Akibat kecelakaan tersebut, The Doctor harus naik meja operasi dan diprediksi absen selama 40 hari.

Yamaha memutuskan untuk tidak mencari pengganti Rossi pada balapan nanti. Mereka hanya akan mengandalkan Vinales. Namun, hal itu tetap tak mengendurkan keyakinan tim pabrikan Garpu Tala untuk menjadi yang tercepat di Sirkuit Misano.

“Setelah melakukan tes di Misano sekitar tiga pekan lalu, kami memiliki hasil yang bagus pada balapan di Sirkuit Silverstone. Maverick sangat percaya diri dan 100 persen fokus seperti biasanya untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin yang bisa diraih pada balapan akhir pekan nanti,” kata Meregalli seperti dikutip situs resmi Movistar Yamaha, Rabu (6/9/2017).

Meregalli juga menilai seluruh orang di Yamaha memiliki motivasi lebih jika balapan di MotoGP San Marino. “Seluruh orang di tim ini sangat suka balapan di Misano, bukan hanya karena treknya yang luar biasa, akan tetapi juga karena suasana yang spesial karena MotoGP San Marino juga menjadi balapan kandang untuk tim kami,” ujar pria asal Italia itu.

Yamaha diyakini sangat berambisi untuk meraih kemenangan di MotoGP San Marino. Mereka terakhir kali menjuarai MotoGP San Marino pada 2014 melalui Valentino Rossi. Setelah itu, balapan di selalu dimenangi pebalap Repsol Honda yakni Marc Marquez (2015) dan Dani Pedrosa (2016).[Bc]

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*