Pesawat Lion Air rute penerbangan Makassar-Gorontalo tergelincir di Bandara Jalaluddin Tantu Gorontalo, Minggu (29/4/2018). [Ist]

Bandara Gorontalo Belum Beroperasi, Lion Air Batalkan Sejumlah Penerbangan

Gorontalo, Jurnalsulawesi.com – Sulitnya pengiriman peralatan untuk evakuasi badan pesawat Lion Air yang tergelincir membuat pengelola belum bisa memastikan kapan bandara Djalaludin Gorontalo akan dibuka.

Terkait hal itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan sejumlah penerbangan Lion Air Group mengalami pembatalan (cancel flight).

“Sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam), yaitu berupa perpanjangan penutupan operasional bandar udara sementara hingga Rabu (2/4/2018) pukul 07.00 WITA,” kata Danang dalam keterangannya kepada Jurnalsulawesi.com, Senin (30/4/2018) .

Kata Danang, Lion Air Group telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya.

“Kami juga memfasilitasi/melayani seluruh penumpang sesuai kebutuhan, ketentuan dan peraturan yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, penyesuaian jadwal melalui destinasi lain (reroute), perubahan jadwal terbang (reschedule), pengembalian dana tiket (refund) ataupun kompensasi lainnya,” jelasnya.

Lion Air Group juga akan meminimalisir dampak yang timbul dari kejadian tersebut, agar penerbangan-penerbangan lainnya tidak terganggu, kata Danang.

Berikut Penerbangan Lion Air Group yang dibatalkan:

1. Lion Air nomor JT 792 Makassar – Gorontalo
2. Lion Air nomor JT 793 Gorontalo -Makassar
3. Lion Air nomor JT 892 Makassar – Gorontalo
4. Lion Air nomor JT 891 Gorontalo – Makassar
5. Batik Air nomor ID 6236 Makassar – Gorontalo
6. Batik Air nomor ID 6235 Gorontalo – Makassar
7. Batik Air nomor ID 6242 Cengkareng – Gorontalo
8. Batik Air nomor ID 6243 Gorontalo – Cengkareng
9. Wings Air nomor IW 1165 Manado – Gorontalo
10. Wings Air nomor IW 1164 Gorontalo – Manado
11. Wings Air nomor IW 1167 Manado – Gorontalo
12. Wings Air nomor IW 1166 Gorontalo – Manado
13. Wings Air nomor IW 1193 Palu – Gorontalo
14. Wings Air nomor IW 1192 Gorontalo – Palu

Sementara itu, Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Power AS mengaku belum bisa memastikan kapan bandara bisa dibuka.

“Jika peralatan tiba nanti malam, bisa saja besok (bandara) sudah bisa dibuka. Namun, saya tidak bisa memastikan,” kata Powers AS, yang dikutip Kompas.com, Senin (30/4/2018).

Menurutnya, pergerakan pengiriman peralatan akan membutuhkan waktu lama karena jarak tempuh yang dilalui mobil pembawa alat KNKT ini cukup jauh.

Tim KNKT dari Jakarta, Senin (30/4/2018) dini hari, menuju Manado. Dari Manado, tim akan ke Gorontalo melalui jalur darat dengan waktu tembuh 10-12 jam.

Dengan perhitungan tersebut, tim kemungkinan sampai di Gorontalo Senin malam.

Ada pula alternatf penggunaan pesawat Wings Air untuk membawa peralatan. Namun, harus dikondisikan beban yang dibawa dengan landas pacu yang tersisa karena di tengahnya masih terdapat badan pesawat Lion Air yang tergelincir.

“Peralatan ini yang akan menarik badan pesawat dan shoulder ke landas pacu dan akan ditarik ke lokasi yang aman,” katanya.

Sebelumnya pihak bandara mengumumkan penutupan selama 16 jam sejak pesawat Lion Air tergelincir. Namun, melihat kondisi pengiriman peralatan KNKT ini, kemungkinan penutupan bandara akan lebih panjang.[***]

Penulis; Sutrisno/Kompas.com

(Visited 82 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*