Bangunan sarang walet milik Kapolres Tolitoli di Desa Bangkir, Kecamatan Dampal Selatan yang menghabiskan biaya ratusan juta rupiah ini tidak mengantongi IMB. [Ramlan]

Bangun Sarang Walet, Kapolres Tolitoli Akui Tak Kantongi IMB

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com –  Kapolres Tolitoli, AKBP Iqbal Alqudusy akhirnya mengakui bahwa, bangunan sarang walet miliknya di Desa Bangkir, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli tak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Menurutnya, belum dikantonginya IMB terkait bangunan tersebut, dikarenakan tidak adanya regulasi yang mengatur soal IMB untuk bangunan sarang walet di Tolitoli.

“Ada ribuan bangunan walet yang tidak punya IMB di Tolitoli, kenapa cuma punya saya yang disebutkan,” sesal Kapolres Tolitoli itu di ruang kerjanya, Senin (2/4/2018).
BACA JUGA: Bangunan Sarang Walet Kapolres Tolitoli Tak Kantongi IMB

Dia juga mengakui kalau pembangunan rumah walet miliknya selain menggunakan pinjaman bank juga sebagian ada yang membantu.

“Rumah walet saya itu punya sertifikat. Saya akan urus IMB kalau sudah ada regulasi bangunan walet,” tandasnya.

Terkait kepemilikan bangunan walet di bangkir, Kapolres Tolitoli juga mengatakan bersedia memberikan klarifikasi ke Polda dan Mabes Polri.

“Persoalannya, sekarang saya sudah dipanggil dari Polda dan Mabes,” katanya.

Karena itu ia berharap Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal IMB pembangunan rumah walet di Tolitoli segera disahkan, agar tidak ada lagi bangunan rumah walet yang melanggar IMB.

Sementara itu Ketua Ketua DPRD Tolitoli Andi Ahmad Syarif yang dimintai tanggapan terkait proses lahirnya Perda izin usaha sarang walet menjelaskan, saat ini pihaknya bersama dengan lembaga eksekutif sedang menggodok materi yang akan dijadikan dasar terbitnya aturan terkait sarang walet tersebut.

“Saat ini Pansus sedang membahas Rancangan Peraturan Dearah (Ranperda), yang belum selesai pembahasannya di dewan,” jelas Ketua DPRD Tolitoli.

Olehnya menurut politisi Gerindra ini, artinya sampai dengan saat ini terkait beberapa izin menyangkut usaha sarang walet, belum memungkinkan untuk dikeluarkannya IMB tentang bangunan sarang walet.

” Setelah Perdanya disahkan, nanti kita harap semua bangunan sarang walet segera mengurus ijin usaha dan IMB,” terangnya.

Dikatakannya, Perda tersebut cukup urgen untuk segera difinalisasi, sebab usaha sarang burung walet saat ini menjadi primadona baru bagi masyarakat dalam rangka menambah penghasilan dan peningkatan ekonomi.

“Kami sangat berkepentingan untuk segera menuntaskan Perda izin usaha sarang walet, sebagai pijakan Pemda dan warga dalam rangka menata serta menentukan kawasan yang memungkinkan utk dibangun sarang walet,” tandasnya. [***]

Penulis; Ramlan Rizal

(Visited 442 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*