Kondisi Wilayah Petobo usai gempa dan likuifaksi pada 28 September 2018 lalu. [Dok/Ist]

Bencana Sulteng, Korban Meninggal Dunia dan Hilang 4.340 Jiwa

Palu, Jurnalsulawesi.com – Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong, pada 28 September 2018, telah merenggut korban meninggal dunia dan hilang sebanyak 4.340 jiwa.

Jumlah tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur Nomor: 360/006/BPBD-G.ST/2019, tentang penetapan data korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Provinsi Sulteng Tahun 2018.

Surat Keputusan yang ditandatangani Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada 8 Januari 2019 itu menjadi dasar pelaporan kepada pemerintah pusat.

Dari empat wilayah yang terdampak bencana, tercatat korban jiwa di Kota Palu tertinggi dibanding Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong (Parimo).

Dalam SK itu disebutkan, jumlah korban jiwa di Kota Palu mencapai 3.689 jiwa, dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 2.141 jiwa, hilang 532 jiwa dan meninggal tak teridentifikasi sebanyak 1.016 jiwa.

Korban jiwa di Kabupaten Sigi mencapai 405 jiwa, yang terdiri dari korban meninggal dunia 289 jiwa dan hilang 116 jiwa.

Sementara, korban jiwa di Kabupaten Donggala mencapai 231 jiwa yang terdiri dari korban meninggal 212 jiwa dan hilang 19 jiwa.

Sedangkan korban meninggal dunia di Kabupaten Parimo dilaporkan sebanyak 15 jiwa.

Diberitakan sebelumnya, hingga 21 Oktober 2018 Badan Penanganan Bencana Nasional (BNPB) menyebutkan korban bencana Sulteng tercatat 2.256 orang yang meninggal dunia. [***]

 

Penulis; Bob Shinoda
Editor; Sutrisno

(Visited 178 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*