Donald Trump

Berdalih Solidaritas, Trump Usir 60 Diplomat Rusia

Jurnalsulawesi.com – Presiden AS Donald Trump berencana akan mengusir puluhan diplomat Rusia dari Negeri Paman Sam tersebut. Kebijakan ini sebagai solidaritas gabungan dengan negara Eropa terkait ‘sanksi’ untuk Rusia karena teror kepada mantan agen mata-mata Rusia di Inggris, Sergei Skripal.

Dilansir dari Reuters, Selasa, 27 Maret 2018, pengusiran diplomat Rusia ini dinilai tindakan paling berani yang dilakukan Donald Trump sejak terpilih sebagai Presiden AS. Dilaporkan 60 diplomat Rusia diusir dari AS.

Perdana Menteri Inggris Theresa May, merespons solidaritas AS serta 17 negara lain kepada Inggris yang mengusir pejabat diplomat Rusia. Kata dia, dari 18 negara ini termasuk 14 negara Uni Eropa. Dari 18 negara itu, total ada 100 diplomat Rusia yang diusir. Pengusiran ini dianggap yang terbesar sejak berakhirnya Perang Dingin.

Theresa May kepada parlemen juga mengatakan pihaknya punya bukti bahwa Rusia telah menyelidiki dengan cara menginstruksikan agen saraf untuk pembunuhan.

Sementara, dalam Twitternya, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengapresiasi sikap AS dan negara lain yang merupakan sekutu dan peduli terhadap masalah di Inggris.

Serangan agen Rusia dilakukan terhadap Sergei Skripal (66) bersama putrinya, Yulia Skripal (33) di kota Salisbury, Inggris. Skripal dan Yulia ditemukan tak sadarkan diri di pusat perbelanjaan pada 4 Maret. Kondisi keduanya kritis di rumah sakit. [***]

Sumber; Viva

(Visited 40 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*