[Ilustrasi]

Cara Tepat Mengisi Baterai Ponsel

Bagikan Tulisan ini :

Jurnalsulawesi.com – Tak bisa dibantah lagi bahwa baterai adalah salah satu komponen utama smartphone.

Kesehatan baterai akan mempengaruhi kinerja ponsel itu sendiri. Sepekan terakhir Apple dirundung isu soal perlambatan kerja sistem operasi pada iPhone lawas. Itu pun karena alasan baterai. Samsung Galaxy Note 7 meledak juga karena baterai.

Baterai yang tidak sehat akan membuat ponsel Anda juga cepat rusak. Cara mengisi daya yang tidak benar akan membua baterai smartphone cepat panas. Lantas, bagaimana cara yang benar mengisi daya baterai ponsel?

Berikut tips mengisi baterai ponsel yang benar, seperti dikutip dari laman Battery University:

1. Lepaskan Charger Kalau Sudah 100 Persen
Siapa yang suka mengisi daya baterai ponsel di malam hari dan berharap pagi hari sudah penuh? Tidak. Ini adalah cara yang salah. Rata-rata baterai ponsel akan penuh hanya dalam 2-3 jam. Bahkan, beberapa smartphone sudah dilengkapi fitur fast charging yang bisa memungkinkan baterai terisi penuh hanya dalam waktu 30 menit.

Buat Anda yang suka mengisi daya baterai pada malam hari, cepat-cepat ubah kebiasaan Anda ini. Hal ini sama saja “bunuh diri”. Sebab, kalau terbiasa membiarkan ponsel terhubung dengan charger sementara baterai sudah penuh, akan membuat baterai sulit mencapai daya 100 persen. Ini akan menurunkan kandungan kimia baterai.

2. Tak Perlu Terisi 100 Persen
Memang, baterai yang terisi penuh akan memiliki waktu hidup yang lebih lama. Namun, ternyata baterai Lithium ion tidak perlu terisi penuh. Sebaliknya, disarankan tak perlu sampai 100 persen. Sebab, tegangan tinggi akan membebani baterai. Ingat insiden meledaknya Galaxy Note 7? Ya, itu karena baterai yang berkapasitas tinggi terbebani daya yang tinggi.

3. Isi Daya Sesegera Mungkin Setelah 20 Persen
Lebih baik mengisi baterai ponsel kita sebelum benar-benar habis, atau disarankan kalau sudah mencapai 20 persen.

4. Lepas Cover Ponsel Agar Tetap Dingin
Lepaslah cover ponsel Anda agar panas baterai saat diisi tidak tertahan. Ini akan memperlancar aliran daya listrik. Kalau terhambat tentunya akan terjadi penumpukan. Dan hal tersebut akan membuat baterai panas dan berpotensi meledak. [Tempo]

(Visited 28 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*