INTERNASIONAL

Sejarah 100 Tahun Kesengsaraan Etnis Rohingya

Jurnalsulawesi.com – Pengkhianatan oleh Inggris, kesewenang-wenangan para penguasa Myanmar, menjadikan Rohingya etnis tanpa negara sampai sekarang. Kalau boleh sedikit menyitir mahakarya Gabriel Garcia Marquez, mereka bak hidup dalam ”100 Tahun Kesengsaraan”. Abad Ke-8 sampai Ke-14 Etnis Rohingya mendiami wilayah Kerajaan Arakan yang kini dikenal sebagai Rakhine, Myanmar. Mereka berinteraksi dengan para pedagang Arab, yang membawa mereka mengenal Islam. Di periode ini terjalin erat hubungan antara Arakan dan Bengal. 1784–1790 Raja Burma Bodawpaya menaklukkan Arakan. Ratusan ribu pengungsi mengalir ke Bengal. Diplomat Inggris Hiram Cox dikirim untuk membantu masalah pengungsi. Dia mendirikan Kota Cox’s Bazar di Bangladesh, tempat Rohingya banyak bermukim ...

Read More »

Getaran Uji Coba Bom Hidrogen Korut Terasa hingga Sumatera

Padang Panjang, Jurnalsulawesi.com – Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Silaing Bawah, Padang Panjang, Sumatera Barat, Rahmat Triyono menyebutkan, jika sinyal pengujian bom hidrogen yang dilakukan Korea Utara ternyata tertangkap alat seismograph di kantornya. Sebelumnya, pemerintah Korea Utara memang mengakui telah melakukan uji coba bom hidrogen yang menghasilkan gempa berkekuatan 6,2 skala richter. Saking besarnya kekuatan ledakan hingga getarannya terasa hingga ke wilayah Indonesia. “Sinyal tercatat di Seismograph pada pukul 10.38 WIB, dengan kekuatan 6,2 SR. Kekuatan ini setara dengan gempa yang terjadi pada 1 September 2017 di Mentawai,” kata Rahmat Triyono, Minggu (3/9/2017). Indikasi ledakan bom hidrogen Korea Utara itu, ...

Read More »

Anak-anak Dibantai dan 2.600 Rumah Dibakar, Rohingya Semakin Mencekam

Jurnalsulawesi.com – Sebanyak 400 orang telah tewas dalam kekerasan yang terjadi di Myanmar sebelah barat. Kebanyakan dari korban tewas merupakan Muslim Rohingya. Selain korban tewas, sebanyak 2.600 rumah dibakar. Pemerintah Myanmar mengklaim bukan pihaknya yang telah melakukan pembakaran, namun justru menuding kekerasan tersebut dipicu pertama kali oleh serangan gerilyawan Rohingya Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA). Atas kerusuhan tersebut, puluhan ribu warga Muslim Rohingya menyelamatkan diri dan meninggalkan wilayah konflik itu. Kebanyakan dari mereka memilih Bangladesh sebagai tempat pelarian. Para Muslim Rohingya yang selamat berjalan selama berhari-hari untuk sekadar mencapai perbatasan. Tragisnya, setelah mencapai wilayah perbatasan, Bangladesh menolak mereka untuk masuk ...

Read More »

Erdogan: Ada Genosida Muslim Rohingya di Myanmar

Istanbul, Jurnalsulawesi.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku akan mengangkat isu Muslim Rohingya di Majelis Umum PBB di New York, akhir bulan ini. Berbicara saat pidato Idul Adha di Istanbul, Erdogan menuduh Pemerintah Myanmar tengah melakukan aksi genosida terhadap minoritas Muslim Rohingya. “Ada genosida (Pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud memusnahkan kelompok tersebut),” kata Erdogan. “Mereka yang menutup mata terhadap genosida yang diabadikan di bawah naungan demokrasi adalah kolaboratornya.” Terkait rencana akan membawa isu itu ke majelis umum, Erdogan mengaku telah berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dan juga pemimpin Muslim lainnya. ...

Read More »

Tentara Myanmar Tewaskan Ratusan Muslim Rohingya dalam Sepekan

Coxs Bazar, Jurnalsulawesi.com – Hampir 400 orang tewas dalam pertempuran di Myanmar barat laut selama sepekan, kata data resmi terkini, menjadikan kekerasan paling mematikan terhadap Rohingya di negara tersebut dalam beberapa dasawarsa belakangan. Sekitar 38.000 warga Rohingya menyeberang ke Bangladesh dari Myanmar, kata sumber dari Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB). “Pada 31 Agustus, 38.000 orang diperkirakan menyeberangi perbatasan menuju Bangladesh,” kata sumber tersebut pada Jumat (1/9/2017) dalam angka perkiraan terkini mereka. Tentara mengatakan melancarkan pembersihan terhadap “teroris garis keras” dan pasukan keamanan diberi pengarahan untuk melindungi warga. Namun, warga Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh mengatakan bahwa serangan dengan pembakaran dan pembunuhan ...

Read More »

Aung San Suu Kyi tak Pantas Dapat Nobel Perdamaian

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie berpendapat, tokoh Myanmar Aung San Suu Kyi, tidak pantas dianugerahi sebagai penerima nobel perdamaian. Menurutnya, Aung San Suu Kyi tidak pernah memperjuangkan kemanusiaan dan hanya memperjuangkan dirinya sendiri. “Aung San Suu Kyi tidak pantas menerima penghargaan. Dia tidak memperjuangkan nilai kemanusiaan, dia hanya memperjuangkan dirinya sendiri,” kata Jimly seusai menjadi khatib pada pelaksanaan Shalat Idul Adha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/9/2017). Aung San Suu Kyi yang tetap bungkam meski melihat pembantaian Muslim Rohingya di negaranya. Karena itu, Jimly berharap Indonesia bisa mengambil ...

Read More »

Perang Sudah Dekat, Tentara Korut Jarah Jagung Petani

Pyongyang, Jurnalsulawesi.com – Pemimpin Korea Utara (Korut) memerintahkan para tentaranya untuk mempersiapkan diri menghadapi perang habis-habisan dengan Amerika Serikat (AS). Tentara Pyongyang bahkan diperbolehkan menjarah jagung petani sebagai bekal. Pasukan negara komunis itu diizinkan menjarah jagung di ladang petani karena jatah pangan untuk militer menipis. Perintah Kim Jong-un itu dibocorkan sumber-sumber pemerintah yang dilansir kantor berita Daily NK. ”Petugas militer menginstruksikan tentara mereka, (bila) kelelahan setelah berlatih, untuk makan jagung di ladang karena perang sudah dekat,” kata salah seorang sumber pemerintah, yang dilansir Jumat (1/9/2017). ”Mereka bahkan mengancam tentara mereka dengan mengatakan ‘Jika Anda kekurangan gizi meski diberi izin untuk ...

Read More »

Pembakaran dan Kekerasan di Rakhine Meluas

Jurnalsulawesi.com – Lembaga HAM Internasional, Human Right Watch (HRW) mengatakan, ada beberapa situs peninggalan penting di bagian Rakhine ikut terbakar akibar aksi kekerasan masyarakat Rohingya oleh pemerintah Myanmar. Data satelit yang diakses juga menunjukan wilayah pembakaran pemukiman warga Rohingya meluas. Setidaknya ada 10 titik kebakaran yang terjadi di wilayah Rakhine terjadi selepas serbuan militer pemerintahan terhadap masyarakat muslim Rohingya. Dikutip dari Aljazeera.com, aktivis HRW menuding militer Myanmar tidak memiliki belas kasih, lantaran menyerang perempuan dan anak-anak. Bahkan, serangan-serangan tersebut dilakukan tanpa ada perlawanan karena memang warga Rohingya tidak memiliki persenjataan. Masih dikutip dari Aljazeera.com, pihak berwenang Myanmar mengatakan, hampir 100 ...

Read More »

ISIS Klaim Jadi Dalang Serangan Teror Barcelona

Barcelona, Jurnalsulawesi.com – Serangan teror di Eropa kembali terjadi. Kali ini, Spanyol menjadi sasarannya. Adapun serangannya masih serupa dengan peristiwa terdahulu, yakni mobil dengan sengaja menabrak ke kerumunan orang. Kali ini turis di area wisata, Las Ramblas, jantung Kota Bercelona, jadi target teror, Kamis, 17 Agustus 2017 sore waktu setempat. Juru bicara Kepolisian Catalan mengatakan, 13 orang tewas saat itu, dan mengatakan serangan itu adalah aksi terorisme. Saat kejadian, sebuah van melaju kencang di jantung kota Barcelona, Spanyol, Kamis sore 17 Agustus 2017. Kendaraan itu kemudian ditabrakkan ke arah kerumunan orang di area wisata Las Rambas. Panik pun terjadi. Orang-orang berlarian ...

Read More »

Gawat, Korut Sudah Arahkan Rudalnya ke Guam

Jurnalsulawesi.com – Pemimpin Korea Utara (Korut) telah menerima laporan dari angkatan bersenjatanya mengenai rencana menyerang area sekitar Guam, lapor kantor berita negara itu KCNA seperti dikutip Sidney Morning Herald. Menurut KCNA, Kim akan melihat dulu aksi yang dilakukan AS sebelum mengeluarkan keputusan memerintahkan peluncuran peluru kendali ke Guam. Sacara terpisah, muncul laporan bahwa satelit mata-mata menangkap citra Korea Utara tengah memindahkan peluru kendalinya dalam posisi tembak. CNN juga melaporkan bahwa pejabat militer AS telah diberi tahu bahwa Korea Utara sedang memobilisasi peluncur peluru kendali. Kim Jong-un telah memerintahkan tentaranya untuk selalu siaga menembak sebelum dia mengambil keputusan untuk aksi militer. ...

Read More »