TEKNOLOGI

Lima Fakta Ilmiah Gempa dan Tsunami Palu yang Harus Anda Tahu

Jurnalsulawesi.com – Gempa bermagnitudo 7,4 di Donggala yang terjadi pada Jumat (28/9/2018), memicu getaran di wilayah Palu, Mamuju, hingga Toraja dan mengakibatkan kerusakan serta tsunami diperkirakan 2 meter di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ada sejumlah fakta ilmiah dari ahli dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang perlu diketahui tentang gempa itu. Bersumber dari Sesar Palu Koro BMKG menyebut bahwa gempa kemarin diakibatkan oleh sesar Palu Koro. Sesar itu memanjang di wilayah Sulawesi Tengah dan sepertiganya menjorok ke lautan. “Disebabkan oleh sesar Palu Koro yang berada di sekitar Selat Makassar,” kata Rahmat Triyono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG ...

Read More »

18 Ilmuwan Akan Bergabung untuk Pindai Dasar Lautan Palu

Jurnalsulawesi.com – Pasca tsunami Palu yang terjadi pada Jumat (28/09/2018) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dikabarkan akan melakukan survei dasar laut. Survei ini diperlukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terkait gempa Donggala hingga menyebabkan tsunami Palu tersebut. Nantinya, survei yang akan segera dilakukan tersebut dipimpin oleh Udrekh, salah satu pakar kebencaan ddi Indonesia. “Gempa Aceh saja, setelah gempa kita melakukan survei laut sampai tahun 2016 pun ada,” ungkap Udrekh yang dikutip Kompas.com. Menurut Udrekh, banyak rahasia tentang kebencanaan yang terjadi rahasia berada di dasar laut. “Misalnya kejadian tsunami kemarin, apakah memang merupakan longsoran atau ada sesuatu yang patah ...

Read More »

Ilmuwan: Tiga Faktor Penyebab Tsunami Mematikan di Palu

Jurnalsulawesi.com – Para ilmuwan mengatakan bahwa tsunami yang menghancurkan Palu lebih besar dibandingkan dengan gempa yang memicunya. Namun beberapa faktor lain, termasuk teluk yang panjang dan sempit, menghasilkan gelombang raksasa. Setidaknya tercatat 1.407 orang tewas, 2.549 orang luka berat akibat bencana tersebut. Para pejabat mengatakan jumlah korban akan meningkat. Gempa berkekuatan 7,4 SR yang terjadi pada Jumat (27/9/2018) sore, saat mayoritas warga biasanya sedang salat di masjid, merobohkan beberapa gedung di Palu dan daerah sekitarnya. Namun, pertemuan kondisi geofisika yang tidak lazim menyebabkan tsunami terlokalisir yang mampu menghancurkan gedung-gedung dan tentu saja, menimbulkan korban jiwa. “Gelombangnya mencapai setidaknya dua sampai ...

Read More »

Ahli Geologi AS sebut Likuifaksi di Palu Paling Menyeramkan

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Peristiwa likuifaksi yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sesaat setelah gempa magnitudo 7,4 mengguncang timur laut Donggala pada Jumat (28/9/2018), dianggap paling menyeramkan. “Itu adalah contoh likuifaksi yang paling menyeramkan yang pernah saya lihat. Banyak suara-suara aneh terdengar,” kata ahli geologi dari Saint Louis University John Encarnacion menanggapi video-video peristiwa likuifaksi yang terjadi di Kabupaten Sigi dan Kota Palu yang dikutip kepada Antara, Rabu (3/10/2018). Pada awalnya justru ia sempat berpikir peristiwa di dalam salah satu video yang sempat viral di media sosial tersebut adalah tsunami. Ia menduga seluruh kawasan di ...

Read More »

Ternyata Likuifaksi di Palu Sudah Diprediksi Sejak 2012

Bandung, Jurnalsulawesi.com – Fenomena likuifaksi di Palu sebetulnya sudah diprediksi sebelumnya. Dan prediksi tersebut sudah dibuat sejak 2012. “Di dalamnya ada keterangan sangat tinggi, tinggi, dan rendah. Itu probabilitas kejadiannya. Kalau tinggi, dia berpotensi sekali terjadi likuifaksi,” kata peneliti Geologi Teknik dari Pusat Air Tanah Dan Geologi Lingkungan Badan Geologi, Taufik Wira Buana, yang dikutip Tempo, Rabu (3/10/2018). Riset tahun 2012 itu menghasilkan Peta Zona Bahaya Likuifaksi untuk daerah Palu dan sekitarnya. Peta tersebut sudah diserahkan pada pemda setempat. “Harapan kami, pemda bisa mendapat informasi tentang masalah bencana geolgoi. Salah satunya likuifaksi. Tujuannya, agar aspek bencana geologi bisa jadi acuan ...

Read More »

Melihat Hancurnya Kota Palu dari Luar Angkasa

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Tim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengindentifikasi kerusakan akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) dengan menggunakan data citra satelit resolusi sangat tinggi. LAPAN pun merilis foto sebelum dan sesudah bencana alam terjadi di Palu. Melalui data yang digunakan adalah data satelit Pleiades pada 6 Juli 2018 (sebelum gempa) yang diterima oleh Stasiun Bumi LAPAN dan tanggal 30 September (Setelah gempa) yang diperoleh Internasional Disaster Charter. Sebagai informasi, Pleiades adalah satelit milik Perancis dengan memiliki resolusi spasial 60 cm. Seperti dikutip detikINET, Selasa (2/10/2018) berdasarkan dua data tersebut, maka dapat diidentifikasi beberapa kerusakan akibat ...

Read More »

Sesar Palu Koro Harusnya Tidak Menyebabkan Tsunami, Apa yang Terjadi?

Jurnalsulawesi.com – Penyebab gempa bumi yang terjadi di Palu, Jumat (28/09/2018) dipastikan adalah adanya aktivitas sesar geser Palu Koro. Ketika aktif, sesar ini minim kemungkinannya untuk dapat menyebabkan tsunami. Namun, apa yang terjadi kemarin menunjukkan hal sebaliknya. Lantas, apa yang menyebabkan aktivitas sesar ini menyebabkan tsunami? Sampai saat ini pihak Ikatan Ahli Geologi Indonesia belum dapat memastikan apa penyebabnya. Namun Sukmandaru Prihatmoko, ketua umum IAGI menjelaskan adanya tiga kemungkinan yang terjadi. “Yang pertama dia tetap bergeser, tapi di tempat lain dia memicu adanya longsor bawah laut. Begitu longsor, ada massa tanah atau batuan yang menimpa air laut yang membuat tsunami,” ...

Read More »

HUT ke-20, Google Dulunya Diciptakan di Asrama Mahasiswa

Jurnalsulawesi.com – Selamat ulang tahun, Google! 27 September adalah hari yang bersejarah untuk Google. Raksasa teknologi yang mempermudah hajat hidup penduduk Bumi itu kini berusia 20 tahun. Untuk merayakannya, Google meluncurkan doodle yang menampilkan tahap demi tahap perjalanan perusahaan sejak awal didirikan hingga sekarang. Siapa sangka, Google dulunya lahir di sebuah kamar asrama Universitas Stanford. Seperti dikisahkan pada laman Daily Mail, pada tahun 1995 di Stanford University di Stanford, California, calon mahasiswa pascasarjana Larry Page, bertemu Sergey Brin, seorang mahasiswa di perguruan tinggi. Setelah menjadi teman, Page dan Brin mengembangkan mesin pencari dari kamar asrama mereka yang dikenal sebagai Backrub ...

Read More »

Tips Menghindari Stalking di WhatsApp

Jurnalsulawesi.com – Apakah kamu berpikir aktivitas WhatsApp lebih aman dibanding di media sosial dalam menghindari stalking? jangan senang dulu. Sebab, aktivitas stalking alias penguntitan ternyata juga bisa dilakukan melalui WhatsApp. Postingan atau aktivitas kamu di platform media sosial memang cenderung lebih bisa dikuntit seseorang, sebab di Facebook atau Twitter tak jarang pengguna mengunggah foto dan lokasi. Nah di WhatsaApp, pengguna yang tak memosting lokasi atau status juga bisa saja dilacak posisinya oleh penguntit. Dikutip dari Gadgetsnow, Selasa (25/9/2018), penguntit di WhatsApp akan melacak posisi kamu dengan berbagai tipuan dalam pesan yang dikirimkan dan beberapa tahap. Tautan Pendek Penguntit akan mendeteksi ...

Read More »

Waspada! Aplikasi Keuangan Curi Data Kartu Kredit dari Pengguna Android

Jurnalsulawesi.com – Enam aplikasi keuangan palsu ditemukan dan dihapus dari Google Play Store. Penyebabnya, keenam aplikasi palsu ini dianggap meniru aplikasi perbankan dan mencuri data kartu kredit serta login kredensial milik pengguna Android. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh peneliti keamanan ESET Lukas Stefanko. Sebagaimana dikutip dari Softpedia, Minggu (23/9/2018), aplikasi keuangan palsu ini menyamarkan diri seolah-olah merupakan aplikasi pertukaran mata uang kripto Austria Bitpanda. Selain itu, ada juga yang menyamarkan diri menjadi aplikasi resmi milik bank Swiss, Inggris, Selandia Baru, Australia, dan Polandia. Aplikasi-aplikasi jahat ini menggunakan desain dan nama pengembang berbeda ketika dimasukkan ke toko aplikasi Android. Stefanko menemukan, ...

Read More »