Warga berbondong-bondong menukarkan gas elpiji 3KG di Jalan Veteran, Kota Palu, Minggu (7/10/2018). Untuk menjamin kemanan warga, aparat TNI melakukan penjagaan di titik-titik strategis pasca gempa dan tsunami pada Jumat (28/9/2018) lalu. [Trisno]

Danrem 132/Tadulako Imbau Warga Kembali ke Palu

Palu, Jurnalsulawesi.com – Warga Palu yang meninggalkan kota diimbau untuk segera kembali lagi setelah bencana gempa dan tsunami 10 hari lalu.

“Saya mengimbau, sangat mengimbau, agar warga Palu yang meninggalkan kota ini agar segera kembali. Keadaan berangsur normal dan aman, mari kita beraktivitas lagi seperti biasa,” kata Komandan Korem (Danrem)132/Tadulako, Kolonel Infantri Agus Sasmita, di Bandara SIS Al-Jufri, Palu, Minggu (7/10/2018) petang.

Menurut Agus, pihaknya menjamin keamanan Kota Palu pasca terjadi bencana gemoa dan tsunami.

“Kami tempatkan personel kami di titik-titik strategis untuk menjamin keamanan. Penyaluran bantuan juga terus dilaksanakan, maka sudah saatnya aktivitas-aktivitas dilaksanakan seperti biasa.”

Pasar Masomba sebagai misal, sudah dipenuhi warga yang ingin membeli barang pangan keperluan mereka. Pedagang juga membuka toko-toko dan lapak-lapak mereka, sehingga ikan, daging ayam, beras, telur, sayur-mayur, buah-buahan, dan lain-lain tersedia.

Harga-harga yang ditetapkan pedagang itu juga tidak berbeda jauh ketimbang saat sebelum bencana alam terjadi. Pada titik-titik tertentu pasar tradisional itu, personel TNI AD setempat berjaga dengan senjata laras panjang perorangan dengan magasen berisikan peluru.

Tempat perbelanjaan untuk segmen masyarakat berbeda, Transmart di Mall Al Jufri, juga sudah beroperasi kembali sejak kemarin. Diketahui bahwa benda-benda yang banyak dicari di sana adalah susu bayi, perlengkapan bayi, dan lain-lain.

“Kami tidak segan bertindak tegas kepada pihak-pihak yang ingin mengacaukan keamanan, karena keamanan adalah syarat penting untuk aktivitas warga,” kata dia.

Pada sisi lain, data menunjukkan bahwa warga Palu yang berangkat keluar Palu sekitar 75 ribu orang.

“Sebagian dari mereka adalah pelaku ekonomi pada berbagai level. Mereka ini, jika mereka kembali lagi, akan sangat mendorong aktivitas perekonomian di Palu dan sekitarnya,” kata dia. [***]

Sumber; Antara

(Visited 41 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*