Kepala Dinas CIKASDA Provinsi Sulteng, Ir Saliman Simanjuntak, Dipl, HE

Dapatkan Informasi Infrastruktur Sumber Daya Air di Sulteng Melalui Aplikasi Cikasda

Jurnalsulawesi.com – Penyajian data informasi infrastruktur sumber daya air yang tersebar luas di Provinsi Sulawesi Tengah dalam bentuk buku, tabel dan gambar/peta dirasa kurang informatif. Masalah waktu yang dibutuhkan untuk mengakses data dan tingkat akurasi data menjadi suatu hal yang sangat berpengaruh besar dalam memberikan informasi kepada publik. Maka dibutuhkan teknologi era digital, sehingga akses informasi bisa sangat cepat, data yang diperoleh sangat akurat, dan informasi yang ditampilkan lebih informatif.

Seiring perkembangan zaman, maka teknologi juga semakin maju dan berkembang, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah membuat aplikasi CIKASDA SULTENG, aplikasi ini dapat digunakan oleh user dengan menggunakan piranti mobile device berbasis Android. User akan mendapat informasi terkait titik lokasi infrastruktur sumber daya air di Provinsi Sulawesi Tengah dalam bentuk Sistem Informasi Geografis (GIS), tabulasi data, dan informasi foto/gambar terkait kondisi infrastruktur. Tampilan aplikasi ini juga lebih informatif karena terhubung langsung dengan Google Maps.

Melalui penggunaan aplikasi ini, memudahkan pengguna mendapatkan informasi infrastruktur sumber daya air di Provinsi Sulawesi Tengah berupa titik lokasi sesuai kategori. Penyajian informasi dalam bentuk mobile device dirasa akan mempermudah pengguna untuk mendapatkan informasi ini kapan saja dan dimana saja hanya dengan mengoperasikan hp berbasis android, dengan kata kunci: Informasi Infrastruktur, Era Digital, CIKASDA SULTENG

PENDAHULUAN
Kinerja pembangunan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah dari tahun ke tahun terus menunjukkan prestasi, terbukti pada tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 9,98 % atau peringkat terbaik 1 (satu) dari 34 Provinsi. Hal ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya infrastruktur sumber daya air, melalui proyek-proyek strategis (pembangunan bendung, rehabilitasi jaringan irigasi, pengembangan sistem penyediaan air minum, revitalisasi sempadan sungai, danau, pantai dll) yang dibiayai dana APBN dan APBD, tetapi belum dibarengi dengan penyediaan informasi infrastruktur hal ini berpengaruh besar terhadap pemenuhan asas sistem pelayanan publik.

Saat ini teknologi informasi menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat, Indonesia sedang dalam proses menuju masyarakat yang berorientasi digital. Jika sebelumnya layanan telepon langsung dan pesan singkat (Short Messaging Service — SMS) banyak digunakan, saat ini layanan yang lebih banyak digunakan adalah berbagai aplikasi dan konten digital baru dan tentunya media sosial. Dalam hal penyediaan informasi infrastruktur sumber daya air di Provinsi Sulawesi Tengah, maka dibuat Aplikasi CIKASDA SULTENG sebagai perkembangan teknologi informasi di era digital saat ini.

Aplikasi CIKASDA SULTENG ini merupakan inisiasi produk dari Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah bertujuan untuk menciptakan transparansi antara pemerintah dan masyarakat dalam hal informasi infrastruktur sumber daya air, sehingga aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak sesuai kepentingannya masing-masing mulai dari masyarakat umum, pengusaha, hingga akademisi, sehingga asas dan prinsip pelayanan publik secara tidak langsung juga terpenuhi, antara lain : Transparansi, Akuntabilitas, dan Kemudahan akses.

Aplikasi CIKASDA SULTENG ini bisa digunakan di mana saja dan kapan saja. Cara mengaksesnya pun mudah, bisa melalui website atau langsung dengan aplikasi mobile. Penggunaan melalui aplikasi, yaitu : sebelumnya diunduh (ketik : CIKASDA SULTENG) di Google Play pada perangkat Android tanpa harus membayar (gratis), kemudian melakukan pendaftaran untuk mendapatkan notifikasi password melalui email.

METODOLOGI
Secara garis besar, metodologi yang digunakan, antara lain :
1. Desain
Pada tahap ini, dibuat desain aplikasi yang akan dibuat. Mendesain bagaimana aplikasi ini terlihat dan tampilan masing-masing kategori. Pada tahap ini juga didesain untuk mengakomodir fitur-fitur yang akan ditampilkan di dalam aplikasi, khususnya fitur GIS, fitur tabulasi data dan fitur foto/video.

2. Development
Tahap ini ditangani oleh pengembang program dalam hal ini ahli teknik informatika untuk membangun code program dan user interface dengan mengakomodir desain yang telah disusun pada tahap sebelumnya.

3. Analisis
Di tahap Analisis yang dilakukan adalah menyiapkan data-data sesuai kategori masing-masing. Data-data yang dihimpun antara lain : informasi titik lokasi (koordinat bangunan) yang diolah dengan analisis GIS, tabulasi data sesuai informasi yang dibutuhkan, mengumpulkan foto/dokumentasi infrastruktur, data kontrak pembangunan infrastruktur yang telah dibangun 5 tahun terakhir.

Struktur Data di dalam Aplikasi berdasarkan masing-masing Kategori.

4. Implementasi
Setelah data-data dimasukkan di dalam aplikasi, langkah selanjutnya menggunakan aplikasi dengan mengakses melalui aplikasi mobile (Buka aplikasi Google Play Store dan ketik : CIKASDA SULTENG).

Tampilan pada aplikasi Google Play Store

HASIL DAN PEMBAHASAN
Untuk menggunakan aplikasi CIKASDA SULTENG, user (pengguna) wajib memiliki akun anggota aplikasi ini dengan cara mendaftar sebagai user dengan mengisi form yang terdapat pada halaman Daftar dan setelah itu siap untuk menggunakan aplikasinya. Tim Supervisi Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah akan berperan sebagai admin dari aplikasi CIKASDA SULTENG yang akan mengirimkan notifikasi password ke alamat email user.

    

         Tampilan Awal Aplikasi CIKASDA SULTENG

Terdapat beberapa kategori informasi yang dapat diakses oleh User di dalam Aplikasi CIKASDA SULTENG, antara lain : Kategori Irigasi, Sungai, Pantai, Danau, Air Baku, Hidrologi, dll. Masing-masing kategori memuat informasi infrastruktur sumber daya air yang telah dan sedang dibangun melalui dana APBN/APBD baik kewenangan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Informasi yang dimuat di dalam aplikasi juga berbasis GIS (data spasial), sehingga tampilannya lebih informatif dan efisien, hanya dengan klik pada titik (point) sarana prasarana (bangunan) pada Aplikasi, akan muncul data-data yang berkaitan dengan infrastruktur tersebut, mulai dari : tahun pembangunan, volume pekerjaan, pelaksana, lokasi desa/kecamatan (koordinat), kondisi, dan foto/video dokumentasi.

Alur Aplikasi CIKASDA SULTENG

Tim survey/pengolah data terdiri dari tim teknis dari masing-masing Bidang yang akan mengolah dan mengirimkan data dari masing-masing kategori, pengolahan data menggunakan analisis GIS sehingga dapat menginformasikan titik-titik lokasi dimana bangunan infrastruktur sumber daya air berada sehingga akan diketahui penyebarannya. Tim Survey dalam hal ini Pengawas pekerjaan yang pekerjaannya sedang dikerjakan juga dapat melaporkan kondisi terupdate di lapangan, sehingga Pimpinan/User bisa mengetahui laporan terkini dimanapun dan kapanpun.

 

Beberapa Tampilan Aplikasi CIKASDA SULTENG

Pada beberapa kategori yang ada pada Aplikasi CIKASDA SULTENG, kategori IRIGASI memiliki tampilan data-data/fitur-fitur yang lebih banyak dibandingkan kategori-kategori lainnya. Fitur-Fitur yang ada pada kategori IRIGASI, antara lain : Peta Daerah Irigasi, Peta DAS Bendung, Maps, Skema Bangunan, Skema Jaringan, Struktur Organisasi Petugas OP, Data Jaringan, Data Luas Tanam dan Pola Tanam, Data debit di Bendung, Deskripsi Bench Mark (BM) dan Gambar Ukur. Semua fitur tersebut dapat diakses/dilihat/diunduh untuk Daerah irigasi Kewenangan Provinsi Sulawesi Tengah (30 Daerah Irigasi). Salah satu fitur pada kategori IRIGASI, yaitu : MAPS, memberikan informasi Daerah Irigasi dengan lebih informatif dengan terhubung langsung dengan Google Maps.

Tim Survey dalam hal ini Petugas lapangan (Pengamat Pengairan) juga diberi akses untuk mengupload kondisi bangunan dan saluran irigasi apabila terjadi kerusakan atau perlu penanganan segera. Data yang dikirimkan berupa foto/video dan informasi terkait kondisi bangunan infrastruktur pada titik koordinat yang telah tersedia.

Tampilan pilihan fitur pada Kategori IRIGASI (Contoh : DI. Toili)

Tampilan fitur MAPS yang terhubung dengan Google Maps

Tampilan foto/dokumentasi pada titik bangunan irigasi

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
Aplikasi CIKASDA SULTENG selain berfungsi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi infrastruktur sumber daya air di Provinsi Sulawesi Tengah, juga sebagai alat untuk monitoring dan evaluasi terhadap sarana prasarana yang telah dibangun oleh Pemerintah, sehingga ada respon yang cepat dan akurat mengenai data di lapangan, kualitas pelayanan publik juga menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Rekomendasi
Petugas Lapangan (Pengawas Pekerjaan dan Pengamat Pengairan) diberikan fasilitas handphone yang memadai untuk secara rutin melaporkan kondisi dilapangan dan sosialisasi kepada masyarakat diperbanyak agar diketahui mengenai aplikasi ini secara lebih luas.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungannya untuk kegiatan ini. Kepada staf yang telah membantu kegiatan pembuatan aplikasi dan proses analisa data, terutama kepada : Sdr. Rino Saputra, dan seluruh staf Kegiatan OP Jaringan Irigasi Wilayah II. [***]

 

Sumber; Tim Dinas Cikasda Provinsi Sulteng

(Visited 56 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*