Paparan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 di Kota Palu, Kamis. [Antara]

Daya Saing Sulteng Naik Peringkat

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan peringkat daya saing Sulteng naik pada peringkat ke-12 di tahun 2017, yang sebelumnya peringkat 20 tahun 2015 dan menjadi peringkat 14 tahun 2016.

“Ini melalui penelitian nasional University of Singapore tentang peringkat daya saing dan strategi pembangunan pada 34 provinsi di Indonesia,” ungkap Gubernur Longki dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 di Kota Palu, Kamis (29/3/2018).

Gubernur menjelaskan peringkat daya saing Sulteng, yang diukur berdasarkan empat lingkup pengukuran elemen daya saing, yaitu stabilitas ekonomi makro, perencanan pemerintah dan institusi, keuangan bisnis dan tenaga kerja, serta kualitas hidup dan pembangunan infrastruktur.

“Sulteng peringkat ke-12 dengan 0,270 poin, satu tingkat di atas Kalimantan Tengah 0,090 poin dan di bawah Kalimantan Selatan 0,318 poin,” ungkap gubernur.

Gubernur Longki menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulteng tahun 2016 -2021, yang diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan daya saing daerah, peningkatan jaringan infrastruktur.

“Arah kebijakan tersebut akan diimplementasikan melalui visi, Sulawesi Tengah maju, mandiri dan berdaya saing,” ungkap gubernur.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulteng, Patta Tope dalam forum organisasi peringkat daerah (OPD) se Sulteng, belum lama ini, menjelaskan indikator terkait stabilitas ekonomi makro peringkat 18 di tahun 2017. Angka itu turun dari sebelumnya peringkat 11 tahun 2016 dan peringkat peringkat 11 tahun 2015.

Untuk indikator pemerintahan dan institusi publik, peringkat 2 di tahun 2017. Angka itu turun dari sebelumnya peringkat 11 tahun 2016 dan peringkat peringkat 11 tahun 2015.

Untuk indikator pemerintahan dan institusi publik, Sulteng peringkat 2 dengan 1,395 poin. Dimana sebelumya, indikator itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu diperingkat 9 dan tahun 2015 di peringkat 15.

Untuk indikator finansial, bisnis dan tenaga kerja, tahun 2017 berada diperingkat 17, naik dari tahun 2016 di peringkat 25, dan tahun 2015 pada peringkat 22.

Untuk indikator kualitas hidup dan pembangunan infrastruktur, tahun 2017 Sulteng berada di peringkat 17, naik satu tingkat dari peringkat 18 di tahun 2016, dan peringkat 21 di tahun 2015. [***]

Sumber; Antara

(Visited 40 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*