Ketua PB KOMBAT Sulteng, Imron Lahamado. [Ist]

Diduga Proyek di Kota Palu Dimonopoli Lima Kontraktor

Palu, Jurnalsulawesi.com – Ormas Kompak Bersama Rakyat (KOMBAT) Sulteng mensinyalir adanya monopoli proyek-proyek infrastruktur yang ada di lingkup Pemerintahan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Proyek-proyek tersebut diduga hanya dikuasai oleh lima oknum kontraktor saja.

“Kami mensinyalir yang terjadi saat ini ada monopoli pekerjaan yang mengatasnamakan Wali Kota Palu, Drs Hidayat,” kata Ketua Pengurus Besar (PB) Kompak Bersama Rakyat (KOMBAT) Sulteng, Imron Lahamado, Minggu (11/3/2018).

Padahal kata Imron, sepengetahuannya Hidayat sebagai Wali Kota Palu tidaklah seperti itu. Selama ini Hidayat mempersilahkan siapapun yang ingin ikut berperan dalam pembangunan Kota Palu, asalkan dikerjakan sesuai prosedur dan profesional di bidangnya masing-masing.

“Kami setuju dengan apa yang disampaikan pak wali. Kami juga menginginkan persaingan yang sehat dengan sesama pelaku usaha, yang mempunyai spesialisasi pada bidang masing-masing untuk berkompetisi, sehingga bisa menghasilkan pekerjaan yang berkualitas,” tegas Imron.

Jika kompetisi untuk mendapatkan pekerjaan di Kota Palu dilakukan secara sehat, Imron meyakini akan meningkatkan kualitas hasil pekerjaan di berbagai bidang tersebut.

“Saya menyampaikan ini untuk mewakili suara sumbang yang beredar di kalangan assosiasi, yang mungkin malu atau takut mengungkapkan persoalan ini. Apalagi, mereka juga sudah berkontribusi dan taat terhadap pembayaran pajak di Wilayah Kota Palu,” bebernya

Imron mengatakan, pihaknya tidak menginginkan adanya oknum-oknum tertentu yang memonopoli pekerjaan-pekerjaan yang ada di Kota Palu. “Hasil penelusuran kami, ada 4-5 oknum yang namanya santer disebut-sebut di sejumlah OPD. Dan ini sudah menjadi rahasia umum. Bahkan ada diantaranya oknum ASN, ini saya sesalkan,” kata Imron yang belum mau menyebut nama-nama oknum tersebut.

Seperti diketahui, KOMBAT yang berdiri sejak 2012 merupakan salah satu sayap pendukung utama perjuangan Hidayat untuk bertarung di Pilkada Walikota Palu, yang awalnya bernama Kompak Bersama Hidayat (KOMBAT) ketika itu. Kemudian setelah dalam perjalananannya, berubah menjadi Kombat (Kompak bersama Hidayat-Sigit) paska ditetapkannya pasangan Hidayat-Sigit sebagai peserta Pilkada 2015 oleh KPU.

Seiring berjalannya waktu saat pasangan ini telah terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Palu, KOMBAT tetap meneguhkan diri sebagai bagian dalam perjuangan membangun Kota Palu, dengan mengubah nama menjadi Kompak Bersama Rakyat, karena Hidayat Sigit telah menjadi Representatif untuk memuliakan Rakyat.

KOMBAT juga telah melakukan konsolidasi di sejumlah kabupaten dengan agenda untuk melakukan Deklarasi Besar, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. [***]

Penulis; Sutrisno/*

(Visited 704 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*