Ustadz Abdul Somad

Didukung Semua Pihak, Ini Jadwal Tabligh Akbar UAS di Sulteng

Palu, Jurnalsulawesi.com – Sejumlah pihak mendukung langkah Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu yang mendatangkan Ustad Abdul Somad (UAS) yang akan hadir dalam rangka Tabligh Akbar di Kota Palu dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada 24-26 September 2018. Hal tersebut terungkap dalam rapat persiapan kedatangan UAS yang dilaksanakan di SMP Al Azhar Mandiri Palu, Kamis (13/9/2018).

Rapat persiapan tersebut dihadiri Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, Drs. Abdul Basit Arsyad, Kasubdit IV Intelkam Polda Sulteng, Kompol Safrudin, Ketua FUI Sulteng Ustad Hartono, Ketua GP Ansor Sulteng Alamsyah Palenga, Perwakilan Muhamadiyah Fery El Sirinje dan Abdul Hanif, Perwakilan Polresta Palu dan sejumlah panitia.

Pada pertemuan tersebut Abdul Basit mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak terdapat ada unsur-unsur Politik. Tetapi semata-mata hanya kegiatan dakwah agama bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan, kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri sekira 25 ribu-30 ribu masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.

“Panitia juga menyiapkan sekira 30 tempat VIP yang disediakan untuk pejabat di daerah ini,” ujarnya.

Menurut Abdul Basit, selain berceramah di beberapa tempat Ustadz Abdul Somad juga direncanakan akan melakukan beberapa kegiatan, diantaranya kunjungan di SMA Al-Azhar Mandiri Palu dan kunjungan ke Pesantren milik Habib Saleh.

Panitia Tabligh Akbar usai rapat persiapan kedatangan UAS, Kamis (13/9/2018). [Ist]

Senada dengan Abdul Basit, Ketua Panitia Tabligh Akbar, Arrafad Arsyad, mengatakan kegiatan ini bebas dari isu politik, baik itu soal Pileg maupun Pilpres 2019.

Kegiatan ini juga tidak terkait dengan pasangan capres/cawapres tertentu. Tidak ada tunggangan politik atau pasangan capres manapun.

“Apabila kami temukan di lapangan ada baligho, spanduk atau iklan yang menyandingkan foto UAS dengan partai politik atau pasangan capres tertentu, maka akan langsung kami turunkan,” tegas Arrafad Arsyad.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit IV Intelkam Polda Sulteng, Kompol Safrudin yang mewakili Kapolda Sulteng menyambut baik kedatangan UAS di daerah ini.

Kompol Safrudin menjelaskan, maraknya issu-isu dan berita Hoax akhir-akhir ini yang banyak beredar di Medsos perlu diantisipasi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, perlu kerjasama semua pihak termasuk panitia Tabligh Akbar.

“Kami berharap teman-teman dari pihak ormas Islam Kota Palu untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Ustad Abdul Somad yang akan diselenggarakan di Kota Palu dan Parigi,” harap Kompol Safrudin.

Karena itu Kompol Safrudin meminta kepada semua pihak yang terlibat pelaksanaan tabligh akbar ini untuk selalu berkoordinasi, agar suasana tetap aman dan kondusif.

Demikian juga dengan Presidium Forum Umat Islam (FUI) Sulteng, Ustad Hartono. Menurutnya, FUI Sulteng sangat menyetujui dan mendukung tabligh Akbar yang digelar Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu dengan mendatangkan UAS di Kota Palu.

Kata Ustad Hartono, FUI dan Ormas-ormas Islam di Palu siap mensukseskan pelaksanaan kegiatan dakwah Ustad Abdul Somad.

“Dengan adanya perkumpulan dari beberapa ormas Islam di wilayah Provinsi Sulteng, saya berharap tidak ada pihak-pihak yang berupaya melibatkan ataupun menyusupkan kepentingan politik, karena kegiatan ini semata-mata hanya untuk berdakwah,” jelasnya.

“Kami juga berharap dalam pelaksanaan dakwah Ustad Abdul Somad ini tidak terdapat unsur-unsur Politik yang membekingi, termasuk soal tagar #2019GantiPresiden yang akhir-akhir ini viral di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Sulteng Alamsyah Palenga mengatakan, pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan kehadiran UAS di daerah ini.

Meski terjadi penolakkan di beberapa daerah kata Alamsyah, GP Ansor Sulteng justeru sangat mendukung kedatangan UAS. “Hal tersebut juga menjadi tanggungjawab kami, untuk menjaga ulama-ulama, termasuk menjaga Ustad Abdul Somad,” ujarnya.

Ia juga berharap, dalam isi tausiah/ceramahnya di Kota Palu, UAS tidak terdapat ucapan-ucapan atau kalimat yang dapat memicu permasalahan baru khususnya hal-hal yang berbau politik.

“Saya ingin mengajak panitia dan pihak aparat keamanan bersama- sama menjaga dan menyikapi adanya logo-logo yang berlafadzkan lambang HTI. GP Ansor juga siap untuk membantu pengamanan pada pelaksanaan kegiatan Ustad Abdul Somad,” tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan perwakilan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Fery El Sirinja.

Fery berharap, pada pelaksanaan kegiatan Ustad Abdul Somad tidak terdapat adanya bendera-bendera yang belafazkan kalimat Tauhid.

“Karena hal tersebut akan menyebabkan isu-isu miring dan bisa berkembang luas. Apalagi, saat ini sedang gencar-gencarnya di kalangan media sosial,” jelasnya.

Berikut rencana jadwal kegiatan UAS di Palu dan Parigi Moutong yang disampaikan pada pertemuan panitia, Kamis (13/9/2018).

Senin 24 September 2018 Pukul 15.00 melakukan kunjungan di SMA Al-Azhar Mandiri Palu dihadiri orang tua murid, Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu.

Selasa 25 September 2018 berangkat menuju Parigi Moutong dan Tabligh Akbar di Kayubura Parigi. Usai tabligh akbar langsung kembali ke Kota Palu menuju Pesantren Habib Saleh.

Pukul 20.00 Wita Tabligh Akbar di Masjid Agung Darusallam Palu.

Rabu 26 September 2018 Pukul
03.30 Wita shalat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahim, Palu dan dilanjutkan dengan Tausiah/Kuliah Subuh. [***]

 

Penulis; Sutrisno

(Visited 397 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*