Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng melakukan perbaikkan ruas jalan Tonusu-Pendolo secara bertahap. [Ist]

Dikerjakan Bertahap, Bina Marga Sulteng ‘Muluskan’ Jalan Tonusu-Pendolo

Palu, Jurnalsulawesi.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang memberi perhatian khusus terhadap jalan provinsi. Karena sarana jalan merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat dan bisa mempengaruhi ekonomi suatu daerah.

Salah satunya ruas jalan Tonusu-Pendolo sepanjang 52 kilometer, yang akan dikerjakan secara bertahap sejak 2016 lalu.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulteng, Ir. Syaifullah Djafar melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Asbudianto, ST, M.Si mengatakan, perbaikan jalan di ruas tersebut sampai saat ini sudah mencapai 6,5 kilometer.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulteng, Ir. Syaifullah Djafar. [Ist]

“Tahun 2016 lalu, Pemkab Poso sudah melakukan perbaikkan sepanjang 1,5 kilometer. Sedangkan Tahun 2017 kami dari Bina Marga Provinsi Sulteng menambah perbaikkan sepanjang 2 kilometer dengan menggunakan anggaran APBD provinsi sebesar Rp2,8 miliar,” terang Asbudianto, di Palu, Kamis (6/12/2018).

Sebagai upaya peningkatan perbaikkan jalan provinsi yang sangat vital bagi masyarakat, Tahun 2018 Dinas Bina Marga kembali mengerjakan ruas Tonusu-Pendolo tersebut sepanjang 3 kilometer dengan anggaran sebanyak Rp4.502.588.000,-.

Ruas jalan Tonusu-Pendolo yang telah dilakukan perbaikkan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulteng. [Ist]

“Secara bertahap jalan yang kami kerjakan di ruas itu juga bertambah panjangnya dan anggarannya. Hal ini kami lakukan semata-mata untuk terus membenahi jalan yang menjadi sarana vital masyarakat,” ujar Asbudianto.

Minimnya anggaran membuat pengerjaan jalan Tonusu-Pendolo harus dikerjakan secara bertahap. Meski demikian kata Asbudianto, Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Dinas Bina Marga tidak menutup mata dan akan terus melakukan perbaikkan.

 

“Mohon maaf, anggaran yang kita miliki relatif minim dibandingkan dengan panjang jalan provinsi yang harus dilakukan perbaikkan. Karena itu, perbaikan jalan yang rusak tidak bisa dilakukan secara sekaligus, tapi harus bertahap, termasuk jalan Tonusu-Pendolo ini. Kami juga berharap masyarakat bisa bersabar untuk menunggu perbaikkan jalan di wilayahnya,” imbuhnya.

Menurutnya, program perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi jalan. Sehingga transportasi antar daerah satu dengan daerah lain dalam menunjang pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan penyebaran pembangunan dapat berjalan maksimal.

Perbaikkan jalan di ruas Tonusu-Pendolo tahun 2018 ini diantaranya meliputi pelebaran jalan, pembangunan jalan, perbaikan drainase dan pemasangan box culvert. Hal ini dilakukan agar kualitas dan usia jalan bisa lebih maksimal sesuai dengan yang diharapkan.

“Kita selalu berupaya agar infrastruktur yang kami bangun dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung,” katanya.

 

 

Seperti diketahui, pembangunan infrastruktur khususnya sektor jalan harus dapat memberikan multiplier-effect, antara lain bagi peningkatan perekonomian masyarakat serta kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. [***]

Penulis; Faisal M
Editor; Sutrisno

(Visited 82 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*