Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie

DPD dan DPP Golkar Sepakat Munaslub

Bagikan Tulisan ini :

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan bahwa DPP dan DPD I Partai Golkar telah sepakat mengadakan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum yang baru.

Sebelum itu, ARB sapaan Aburizal Bakrie berharap DPP segera bisa melakukan rapat pleno baru untuk menganulir rapat pleno yang lama, sekaligus mencari waktu untuk pelaksanaan munaslub.

“Pelaksana munaslub akan dilakukan DPP dan kita berharap DPP dapat melakukan suatu rapat pleno untuk mengubah rapat pleno yang lama dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya usai menerima perwakilan DPD I di kediamannya kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, sampai saat ini ada enam orang calon ketua umum yang menghadap dirinya. Mereka adalah Airlangga Hartarto, Idrus Marham, Aziz Syamsuddin, Wishnu Wardhana dan Titiek Soeharto. “Itu ada 6 setidaknya yang sudah menyatakan akan maju jadi calon ketum,” ujarnya.

ARB berharap munaslub yang akan digelar menjadi Munas Persatuan Partai Golkar. Dia tak ingin ada kubu-kubu sendiri di Partai Golkar. Dengan begitu ia meyakini akan membawa Golkar ke depan menjadi lebih baik.

“Kita sepakat munaslub ini menjadi munas persatuan Partai Golkar. Boleh saja calon ada beberapa dan kemudian calon itu berjuang untuk kemenangan karena ketum itu satu. Tapi semua calon sepakat mengajak calon lainnya masuk kepengurusan. Tidak ada winner take all,” ujarnya.

Desakkan DPD I
Sebelumnya, pengurus tingkat provinsi, atau DPD I Partai Golkar mendatangi Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Mereka menyerahkan surat permohonan untuk menyelenggarakan Munaslub.

Menurut Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Munaslub selambat-lambatnya harus diselenggarakan pada pertengahan Desember. Usulan tersebut, mengingat tahapan Pilkada serentak 2018 sudah semakin mendekat.

“Harus di bulan Desember dan jangan lebih dari (tanggal) 16, 17 Desember. Karena sudah masuk liburan, kemudian Januari sudah memasuki tahapan Pilkada,” kata Dedi, saat di Gedung DPP Golkar, kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (6/12/2017).

Dedi yakin, DPP akan mendengar aspirasi untuk segera melaksanakan Munaslub. Dalam pendaftaran Pilkada mendatang, Partai Golkar sudah harus memiliki ketua umum definitif.

“Bukan fokus penyelamatan Pilkada, penyelamatan Pilkadanya adalah penyelamatan pada aspek administrasi kepartaian, yang mana tanggal 7, 9 Desember, pendaftaran itu harus ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris jenderal definitif,” ujarnya.

Setidaknya pada Senin mendatang, menurut Dedi, sudah mulai ada rapat untuk melangsungkan Munaslub. Keputusan untuk menyelenggarakan Munaslub juga tidak perlu menunggu Sidang Praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, selesai.

“Enggak ada kaitan, saya katakan, aspirasi yang disampaikan itu tidak memiliki relevansi dengan praperadilan,” kata Dedi. [Viva.co.id]

(Visited 36 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*