Launching Calendar of Event Central Celebes & TdCC 2018’ di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018). [Viva.co.id]

Dua Ivent di Sulteng Masuk 100 Wonderful Event Indonesia 2018

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun ini akan menggelar delapan event unggulan. Dua di antaranya yaitu Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) ke-3 pada 28-30 September 2018 dan Festival Pesona Lipuku ke-2 pada 6-12 Agustus 2018.

Kedua event tersebut masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018, dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, membuka Launching Calender of Event Sulawesi Tengah 2018 dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Tengah. Arief mengatakan jika tahun ini Kemenpar menargetkan 3.825 ribu wisatawan yang terdiri dari 75 ribu kunjungan wisatawan mancanegara dan 3.750 wisatawan nusantara ke Sulawesi Selatan.

“Saya sudah pernah menyaksikan Festival Pesona Palu Nomoni pertama di 2016. Tahun itu Palu terpilih sebagai penyelenggara terbaik dan terheboh ketika ada fenomena gerhana matahari total di 2016 dan itu sekaligus bukti Palu mampu menyuguhkan kegiatan wisata kelas dunia. Ketika itu saya katakan kami siap mendukung Palu go internasional,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Selain itu, Arief juga menjelaskan, sesuai dengan tema launching Calender of Event Sulawesi Tengah 2018 ‘Bringing Central Celebes to The World’ pariwisata Sulawesi Tengah sudah waktunya berkembang menjadi destinasi kelas dunia, karena didukung unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai.

Lalu, dalam upaya membawa pariwisata Palu mendunia, Sulawesi Tengah telah menyelenggarakan lomba balap sepeda internasional Tour de Central Celebes 2017. Event ini bertujuan untuk mempromosikan daya tarik wisata di seputar Palu, khususnya Pulau Togean yang menjadi ikon wisata bahari nasional, serta sebagai destinasi wisata menyelam kelas dunia.

Demi menyukseskan Palu mendunia, perlu adanya pengembangan pada aksesibilitas atau konektivitas udara. Arif pun mengatakan jika Sulawesi Tengah harus memiliki pelabuhan internasional dan bandara internasional.

“Palu harus jadi pusat kota di wilayah timur, karena dengan begitu akan banyak penerbangan singgah, dan transit di sini sebelum membawa penumpang ke kota lain,” tutup Arief. [***]

 

Sumber; Viva.co.id

(Visited 72 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*