Real Madrid melawan Barcelona [Reuters]

El Clasico: Ujian Berat Perdana Barcelona Tanpa Neymar

Jurnalsulawesi.com – Partai panas tersaji di Spanyol akhir pekan ini. Dua tim terkuat negeri Matador adu kekuatan, Barcelona menghadapi Real Madrid di ajang Piala Super Spanyol.

Pertandingan dijadwalkan digelar di Camp Nou untuk leg pertama pada Minggu (13/8/2017). Sedangkan pertemuan kedua dilangsungkan di Santiago Bernabeu empat hari berselang.

Layaknya sebuah El Clasico, partai itu pasti akan menguras tenaga, pikiran dan emosi. Mereka ingin memulai kompetisi dengan menyandang status penguasa sejati Spanyol.

Yang menarik dalam pertandingan tersebut, kedua kubu diketahui tidak banyak mengubah kompisisi tim. Baik Barceona atau Madrid sama-sama tak terlalu aktif bursa transfer.

Cuma perbedaan mencolok yang akan sangat kentara adalah, tidak ada lagi duel dua trisula lini depan MSN melawan BBC. Trio Barcelona sudah bubar karena Neymar hengkang ke PSG.

Modal Bagus Madrid
Madrid datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka siap mengobrak-abrik markas Barcelona karena memiliki persiapan matang.

Kesiapan itu sudah mereka buktikan pada tengah pekan, yakni dengan kesuksesan merengkuh Piala Super Eropa. Dalam ajang itu tim asuhan Zinedine Zidane berhasil mengalahkan raksasa Inggris, Manchester United, dengan skor 2-1.

Cuma sedikit apes bagi Madrid. Mereka tidak bisa memainkan jenderal lapangan tengah, Luka Modric yang terkena akumulasi.

Namun itu bukan menjadi persoalan. Sebab mereka sudah punya opsi pengganti. Mulai dari Isco, hingga pemain anyar Dani Ceballos.

Tapi bukan berarti Barcelona juga bisa seenaknya dihajar nanti. Bagaimanapun pasukan asal Catalunya tetap menyeramkan, terlebih mereka tampil di kandang sendiri.

Tengok juga rekor bagus Barcelona selama pramusim. Mereka selalu menang di pentas International Champions Cup. Korbannya pun tak main-main, yaitu tim-tim kuat, Juventus, MU serta Madrid sendiri.

Tanpa Neymar
Sebagian pengamat menilai, Barcelona akan sangat kehilangan sosok Neymar di pertandingan nanti. Diketahui dalam empat musim terakhir bintang asal Brasil tersebut selalu menjadi tumpaun utama lini depan bersama Lionel Messi.

Ditambah, pada saat pramusim, Neymar menjadi aktor sentral di balik keberhasilan Barcelona. Tiga gol dan dua assist dikemas dalam pentas ICC.

Memang masih ada Gerard Deulofeu yang siap dipromosikan mengisi kekosongan, apalagi pada pertandingan Joan Gamper Trophy, pemain yang baru dipulangkan dari Everton itu mampu ujuk gigi. Dia menyumbang satu dari lima gol ke gawang Chapecoense.

Tapi tetap saja, banyak pihak yang kurang yakin dia bakalan langsung nyetel dengan Messi dab Luis Suarez, terutama menghadapi laga berat seperti El Clasico ini.

Mantan pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, dalam hal ini punya pandangan berbeda. Dia malah melihat absennya Neymar malah akan membuat permainan Barcelona kian berkembang. Sebab selama ini, performa dan sikap labil eks penggawa Santos tersebut kerap menjadi bumerang bagi tim.

“Seringkali itu justru lebih berbahaya. Terutama ketika harus menghadapi perubahan mood penyerang sayap itu,” kata Del Bosque.

“Barcelona telah menyingkirkan pemain yang dapat menyulitkan mereka di masa depan,” kata pelatih yang sukses mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 itu.[Vvn]

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*