Pebalap Tim KFC Jakarta Abdul Gani menyentuh garis finish tercepat pada Etape II TdCC di Parigi Moutong, Selasa (7/11/2017) siang. [Ist]

Etape II TdCC Masih Dikuasai Pebalap KFC Jakarta

Bagikan Tulisan ini :

Parigi, Jurnalsulawesi.com – Setelah memenangkan Etape I Ampana-Poso, Tim KFC Jakarta kembali menempatkan pebalapnya atas nama Abdul Gani menjadi pebalap yang tercepat menyentuh garis finish Etape II lomba balap sepeda wisata internasional Tour de Central Celebes (TdCC) di Parigi, Selasa (7/11/2017) siang.

Rombongan pebalap yang menempuh jarak Etape II sejauh 153 kilometer itu disambut langsung Bupati Parimo bersama ribuan warga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang antusias menunggu Selasa pagi.

Selain warga juga aparat kemanan dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ikut mengamankan jalur TdCC.

Sejumlah siswa SD juga terlihat menyambut para pebalap dengan memegang bendera merah putih di sepanjang jalur yang dilewati pebalap TdCC.

Para pebalap dilepas Gubernur Sulteng Longki Djanggola dari Poso tepat pukul 09.00 Wita.

Dalam etape ini, tinggal 58 pebalap yang bertarung karena 18 diantaranya gugur pada etape I karena berbagai sebab.

Dikutip dari Antarasulteng.com, sebelum melepas rombongan Gubernur Longki Djanggola, mengatakan bahwa salah satu tujuan menyelenggaraan lomba balap sepeda wisata internasional Tour de Central Celebes (TdCC) adalah memberi tahu masyarakat dunia bahwa Poso saat ini adalah daerah aman, tenteram dan indah untuk dikunjungi untuk kegiatan-kegiatan yang positif.

“Anda lihat saja selama penyelenggaraan TdCC di Poso, masyarakat daerah ini sangat antusias menyambut dan menyaksikan tamu-tamu, tanpa ada gangguan rasa aman. Tak ada hal-hal yang perlu ditakutkan lagi untuk datang ke Poso,” katanya.

Kabupaten Poso menjadi salah satu daerah yang dilintasi rute TdCC I 2017 dari Ampana ke Palu dengan total panjang lintasan 486,9 kilometer.

Garis finish etape I berada di Anjungan Festival Danau Tektonik Poso di Kota Tentena, sebuah kota wisata di Tepian Danau Poso, sekitar 56 km selatan Kota Poso, Senin petang.

“Ini semua akan memberi kesan kepada puluhan pebalap asing yang datang dari 18 negara di Asia dan Eropa dan kesan yang baik ini pasti mereka gaungkan di daerah mereka dan citra ini tentu memberi dampak yang sangat positif bagi Poso, dan Sulteng pada umumnya,” ujar Longki

Para pebalap saat bersiap-siap Start di Poso, Selasa (7/11/2017) pagi. [Wati/FB]

Gubernur mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Poso atas partisipasi menyukseskan TdCC karena dukungan ini menentukan keberlanjutan TdCC tahun-tahun mendatang.

Ia berharap dengan dampak TdCC, Poso akan semakin berkembang menjadi daerah tujuan wisata unggulan nasional karena daerah ini memiliki potensi yang sangat besar untuk ini.

Sementara itu Martyn Bruinn, Commisaire Internasional dari Union Cyclist Internasionale (UCI) dihadapan ribuan warga yang tumpah di lapangan Kasintuwu Poso untuk menyaksikan pelepasan pebalap mengaku sangat kagum dengan Poso, baik alamnya yang indah maupun keramahtamahan warga.

“Saya berharap lomba tahun depan bisa datang lagi ke Poso ini,” ujarnya pria bertinggi badan sekitar 190 centikmeter yang juga menjadi sasaran warga Kota Poso untuk berebutan ber-selfie. [Antarasulteng.com]

Red; Sutrisno

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*