Gubernur Sulteng, Longki Djanggola bersama Isteri Zalzulmida A. Djanggola membesuk Habib Saggaf di RS Jakarta, Minggu (14/1/2018). Turut mendampingi Sekdaprov, Mohammad Hidayat Lamakarate dan isteri . [Ist]

Gubernur: Alhamdulillah Kondisi Habib Saggaf Berangsur Normal

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola beraama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Mohammad Hidayat Lamakarate, membesuk Ketua Utama Pengurus Besar Alkhairaat, Habib Saggaf Aljufri dirujuk ke salah satu rumah sakit di Jakarta, Minggu (14/1/2018). Gubernur Longki tiba didampingi isteri Zalzulmida Aladin Djanggola.

“Iya, betul sekali, setelah saya check out dr rumah sakit medistra di mana saya habis operasi batu empedu, saya menyempatkan  diri membesuk Habib Saggaf  di Rumah Sakit Premier Jakarta. Kita sama-sama mendoakan, semoga Allah memberikan kesehatan kepada beliau,” harap Gubernur Longki via layanan WhatsApp.

Menurut Gubernur Longki, kondisi Habib Saggaf mulai membaik dan bisa berkomunikasi dengan tamu yang datang membesuk.

“Alhamdulilah kondisi Habib Saggaf sudah berangsur normal. Saya ditemani oleh istri saya dan Sekda bersama istrinya,” katanya.

Gubernur yang juga ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini mengajak kepada seluruh masyarakat Sulteng khususnya Abnaul Khairaat untuk bersama-sama mendoakan agar Habib Saggaf diangkat penyakitnya dan disembuhkan oleh Allah SWT. Sebelumnya, Habib Saggaf, pada Selasa lalu dirujuk ke rumah sakit, setelah dua hari sebelumnya dirawat di RS Alkhairaat karena menderita asam lambung.

Menurut Gubernur Longki, kunjungan tersebut merupakan sebuah anjuran agama antara haq muslim terhadap muslim lainya.

Setelah membesuk Habis Saggaf, Gubernur Longki langsung ke Bandara Sukarno Hatta menuju Kota Palu.

Sementara itu, salah seorang abnaul khairaat, Ibrahim Lagandeng menanggapi positif kunjungan Gubernur Longki tersebut. Ia mengatak kunjungan itu merupakan anjuran Islam yang tertuang dalam hadits Rasulullah Muhammad SAW.

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda salah satu diantaranya bila dia sakit jenguklah, hadist Riwayat Muslim.

Menurut Ibrahim, kunjungan Gubernur Longki merupakan salah satu kewajiban sebagai kepala daerah, karena antara Umara dan Ulama tidak bisa dipisahkan.

“Kunjungan tersebut anjuran Rasulullah SAW antar Haq muslim terhadap muslim lainnya,” katanya

Ibrahim menambahkan, beberapa pelajaran yang di petik dari hadist. Pertama, agama Islam adalah agama persaudaraan kasih sayang yang senantiasa mendorong dan memotivasi umatnya kepada dua hal tersebut. Ia juga mensyariatkan beberapa hal yg menjadi sebab terwujudnya hal tersebut. Di antaranya ialah melaksanakan kewajiban sosial sesama muslim seperti yg tercantum dalam hadist.

Kedua, salam. Rasulullah bersabda dalam shahih muslim. “Kalian tidak akan masuk hingga kalian beriman. Tidaklah kalian beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian lakukan membuat kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian. Hukum memberi salam sunnah, namun menjawabnya jika sendiri adalah wajib ‘ain, jika salam itu di tujukan untuk beberapa orang maka wajib kifayah, artinya bila sudah ada salah satu yg menjawab menggugurkan kewajiban lainnya.

Ketiga, Jika kalian diundang, maka hadirilah undangan tersebut. Rasulullah pernah bersabda. “Barang siapa di undang dan ia tidak memenuhinya, sungguh ia mendurhakai Allah dan RasulNya,” tutup Ibrahim Lagandeng. [***]

Rep; Bob Shinoda
Red; Sutrisno

(Visited 342 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*