Koordinator Relawan, Bongki menyampaikan beberapa progress pembangunan fasilitas publik ke Gubernur Sulteng, Longki Djanggola saat kunjungan di ruang kerja gubernur, Selasa (13/11/2018).[Bob Shinoda]

Gubernur Apresiasi Relawan Sulteng-Yogya

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menerima kunjungan rombongan Relawan Posko Peduli Sulteng-Yogya di ruang kerjanya, Selasa (13/11/2018). Kunjungan relawan ini bertujuan melaporkan aksi – aksi sosial yang mereka kerjakan. Di mana pasca bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala) pada 28 September lalu.

Pada kesempatan ini, Koordinator Lapangan, Faisal alias Bongki mengemukakan beberapa fasilitas publik yang sudah dibangun oleh relawan.

“Data yang sudah terbangun, MA Alkhairaat di Pakuli, MTs Alkhairaat, MCK Lende Pantai Barat, MCK di Bangga Dolo Selatan,” kata Koordinator Lapangan Koordinator Lapangan, Faisal alias Bongki saat menyampaikan beberapa fasilitas publik yang sudah dibangun oleh relawan.

Ia menyampaikan bahwa mereka mendapat suppor yang sangat luar biasa dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubowono X dan masyarakat Yogyakarta.

“Kami juga dipantau Sri Sultan, sebelum kami ke sini, kami bertemu Kanjeng Ratu dan beliau menyerahkan donasi,” katanya.

Bahkan ujar Bongki, bantuan logistik sempat menumpuk di Asrama Sulteng yang ada di Kota Yogya. Bongki mengaku setelah semua pembangunan ruang belajar sementara sekolah-sekolah dan MCK, agenda mereka berikutnya adalah membangun Hunian Sementara (Huntara) dan menyediakan mesin air bersih langsung minum.

“Air bersih langsung minum lokasinya yang sudah tersedia sumber air. Kami sementara survei. Kami juga sudah asesmen lokasi pembangunan Huntara di Kulawi. Insya Allah akan segera kami laksanakan,” katanya.

Bongki mengatakan aksi yang mereka lakukan ini untuk kepentingan kemanusiaan, ia berharap yang mereka kerjakan ini dapat membantu warga korban bencana. Semoga bermanfaat dan mendapat dukungan dari pemda kabupaten/kota dan pemprov.

Menanggapi aksi sosial yang dilakukan Relawan Posko Peduli Sulteng-Yogya, Gubernur Longki mengaku berterima kasih serta mengapresiasinya. Bagi dia, bantuan pembangunan fasilitas umum tersebut sudah meringankan beban bagi warga yang tertimpa bencana.

“Saya secara pribadi dan sebagai gubernur berterima kasih kepada saudara – saudara relawan dan Pemda DIY. Saya punya hubungan baik dengan Pak Sri Sultan,” ujar Gubernur Longki.

Ia mengaku baru mendapat laporan bahwa ada relawan asal Yogya yang turut memberikan kontribusi menyalurkan logistik dan pembangunan fasilitas umum di Pasigala. Harapannya semoga segala bantuan itu mendapat imbalan yang setimpal dari Yang Maha Kuasa.

“Saya baru diberitahu, padahal saudara – saudara sudah satu bulan lebih di sini. Yang pasti ini sudah sangat membantu,” katanya.

Terkait rencana pembangunan Huntara di Kulawi, Gubernur Longki menyarankan supaya pembangunannya berada di lokasi yang aman. Sampaikan kepada pemerintah setempat. Lokasinya tidak masuk jalur Sesar Palu – Koro, karena desa yang masuk sesar ketika terjadi gempa, bangunan rumah di wilayah itu hancur total,

Sementara desa tetangga yang tidak kena sesar, bangunannya tidak hancur. Olehnya ia meminta supaya Huntara yang akan dibangun menghindari sesar tersebut.

Ia juga menyarankan sebaiknya Huntara yang akan dibangun sesuai dengan standar Kementrian PUPR. Diakhir pertemuan, Gubernur Longki meminta data – data fasilitas umum yang sudah dibangun dan yang diasesmen. Selain itu ia juga memberikan copyan gambar Huntara Kementrian PUPR untuk dijadikan acuan pembangunan Huntara di Kulawi oleh relawan.[***]

Penulis: Bob Shinoda

(Visited 66 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*