Gubernur Sulteng, Longki Djanggola menyerahkan secara simbolis bonus hadiah kepada atlet dayung di Pantai Tipo, Palu, Senin, (1/1/2018). [Bob Shinoda]

Gubernur Minta Atlet Sulteng Tidak Tergoda Pindah Daerah

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyerahkan bonus Rp54 juta kepada 7 atlet dayung berprestasi. Penyerahan bonus uang tunai itu diserahkan di Pantai Tipo, Kota Palu, Senin, (1/1/2017).

Para atlet berprestasi ini pada 13 – 16 Desember 2017 berhasil menjuarai sejumlah nomor di Kejuaraan Nasional Dayung dan Asian Rowing di Palembang, Sumatera Selatan.

Pada Kejuaraan ini, Tim dayung Sulteng berhasil meraih 1 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perak.

Gubernur Longki, usai menyerahkan bonus prestasi itu meminta agar para atlet Sulteng tidak tergoda untuk pindah memperkuat daerah lain.

“Ini sudah mau dekat pelaksanaan PON. Biasanya dengan iming-iming bonus besar atlet-atlet berprestasi yang memang sudah diincar dengan mudah pindah ke daerah lain,” katanya.

Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini menyampaikan, agar para atlet berprestasi untuk tetap mengingat bahwa daerah inilah yang membuat mereka dikenal dan kemudian berprestasi. Olehnya Ia meminta agar mereka tidak mudah tergoda.

“Saya juga meminta agar prestasi yang sudah diraih tetap dipertahankan dan ditingkatkan,” tutur Gubernur Longki.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Sulteng, Mohammad Arif Latjuba menyampaikan bonus ini dikumpulkan dari Gubernur Longki, Sekdaprov Hidayat Lamakarate, sejumlah Kepala OPD dan pihak lainnya.

Arif Latjuba menyebutkan, kepada Rio Rizki Darmawan yang meraih medali emas di Asian Rowing, juga medali perak di Rowing Double dan Medali Perunggu di Rowing Double diberikan bonus Rp22 juta.

Sedang Riski Daru yang memeroleh medali perak di Rowing Double meraih bonus sebesar Rp9 juta.

Kemudian Ni Nyoman Yuli Ardani mendapat bonus Rp9 juta atas raihan medali perak pada Rowing Single.
Adapun Rifai Pasaribu yang meraih medali perunggu pada nomor Rowing Double mendapat bonus Rp6,5 juta.

“Bahkan buat tiga atlet kita yang sempat masuk finish pada Kejurnas Dayung di nomor rowing single dan double kita juga memberikan bonus masing-masing dua setengah juta rupiah,” katanya.

Terkait prestasi yang diraih Yuli Ardani, Pelatih dayung Sulteng, Wahyu Aristina mengatakan, pencapaiannya di nomor Leighweith Women Single Scull sekaligus mengukuhkannya sebagai medali pertama pedayung rowing putri.

‘’Ini adalah rekor baru sekaligus tantangan bagi dayung Sulteng yang berhasil merebut medali pertama untuk putri. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan embrio-embrio atlet dayung Sulteng yang berkualitas,’’ kata anggota Korps Wanita TNI Angkatan Laut ini.

Rep; Bob Shinoda

(Visited 146 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*