Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Razak BM Radjak SH, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Nur Dg Rahmatu, SE dan DE DPD Partai Demokrat Sulteng Mat Sayadi dalam rapat pleno pemberhentian Haris Lasimpara, Rabu (6/12/2017) malam. [Agus Manggona]

Haris Lasimpara Dicopot dari Ketua DPC Demokrat Parimo

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnlasulawesi.com – Rapat pleno harian DPD Partai Demokrat Sulteng, menghasilkan rekomendasi yang mendasar dengan mencopot Abdul Haris Lasimpara dari tampuk Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Pleno yang berlangsung Rabu (6/12/2017) malam itu juga menunjuk Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Nur Dg Rahmatu, SE sebagai Ketua Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPC Partai Demokrat Parimo.

Alasan pencopotan terhadap Haris Lasimpara ini, karena seluruh peserta pleno menilai bahwa Haris yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parimo telah melakukan indisipliner serta pembangkangan terhadap keputusan dan keinginan partai.

Dimana Haris, yang jelas-jelas masih tercatat sebagai kader partai, tetapi mengambil langkah tidak populis dengan mendafarkan diri sebagai bakal calon (Balon) Bupati Parimo melalui jalur perseorangan. Belum lagi kesalahan fatalnya adalah, instruksi partai dalam hal konsolidasi ke tingkat bawah tidak dilaksanakan dengan baik sebagai Ketua Partai.

“Jadi ini salah satu alasan yang mendasar sehingga Abdul Haris Lasimpara di PLT,” kata Sekretaris BPOKK DPD Partai Demokrat Sulteng Karto B Dg Nappa kepada Jurnalsulawesi.com, usai rapat dini hari tadi.

Menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Razak BM Radjak SH, tindakan indisipliner yang dilakukan oleh Abdul Haris Lasimpara ini telah diketahui DPP Partai Demokrat. Makanya sebelum, DPD PD Sulteng mengambil tindakan, pihaknya telah melayangkam surat peringatan keras, karena dari dua kabupaten yang bermasalah dengan sistim informasi politik (Sipol), Kabupaten Parimo salah satu wilayah yang bermasalah.

Ironisnya, Haris tidak pernah peduli dengan berbagai permasalahan partai tersebut. Belum lagi tambahnya menyangkut konsolidasi ditingkat Kecamatan dan ranting, di mana saat ini masih ada 11 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC ) di Kabupaten Parimo belum menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Padahal itu masih menjadi tanggungjawabnya sebagai ketua DPC.

“Jadi tidak ada lagi alasan pembenaran, Haris Lasimpara harus di PLT. Mengapa ? Agar kerja kerja konsolidasi jelang jelas Pemilu 2019 serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parimo 2018 mendatang bisa berjalan lancar dan membuahkan hasil. Baik itu terhadap Balon yang akan diusung Partai Demokrat, maupun untuk kejayaan Partai Demokrat itu sendiri,” pungkasnya. [***]

Rep; Agus Manggona

(Visited 254 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*