Gubernur Sulteng, Longki Djanggola bersama OPD terkait menerima kunjungan investor asal Malaysia di ruang kerjanya, Jumat (2/3/2018). [Bob Shinoda]

Investor Malaysia “Incar” Lahan Sawit di Touna

Palu, Jurnalsulawesi.com – Investor asal Malaysia H. Hakim Khan menyatakan diri akan berinvestasi di sektor perkebunan khusus komoditas sawit dan jagung di Provinsi Sulawesi Tengah, bersama join usahanya PT Haris Mas Argo Utama.

Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT Haris Mas Argo Utama, Raimond Hutagalung saat mendampingi Hakim Khan bertemu Gubernur Sulteng Longki Djanggola di ruang kerja gubernur, Jumat (2/3/2018).

Raimond Hutagalung menyampaikan rencana investasi di Sulteng khususnya di bidang perkebunan kelapa sawit dan jagung.

“Lokasi yang sudah dimohon berada di Dataran Bulan, Kabupaten Tojo Unauna (Touna) seluas 40 ribu hektare,” jelas Raimond.

Sementara H. Hakim Khan mengungkapkan kekagumannya atas pelayanan perizinan di Sulteng, termasuk tersedianya buku panduan potensi investasi serta alur proses perizinan yang harus dilakukan investor.

Sementara Gubernur Sulteng, Longki Djanggola mengemukakan, saat ini Sulteng termasuk lima daerah di Indonesia yang memiliki tingkat kenyamanan berinvestasi.

“Sekarang kami mengharapkan keseriusan dan kesungguhan investor untuk berinvestasi di Sulawesi Tengah,” katanya.

Ia mengatakan, sepanjang perizinannya sudah sesuai regulasi dengan rencana tata ruang wilayah dan amdal sudah beres, pihak pemerintah memberikan kemudahan bagi calon investor masuk ke daerah.

“Sesuai lokasi yang sudah diajukan berada di Dataran Bulan, Kabupaten Tojo Unauna dengan luas lahan 40 ribu hektar,” katanya.

Dalam peretemuan itu, Gubernur Longki menyambut baik rencana PMA asal Malaysia dan PT. Haris Mas Argo Utama untuk berimvestasi di Sulteng. Ia menyebutkan, proses perizinan di daerah sesuai petunjuk dari pemerintah pusat. Di mana saat ini, pemerintah pusat sangat memberikan kemudahan bagi calon investor masuk ke daerah.

“Demikian juga dengan pemerintah provinsi sepanjang proses permohonan perizinannya sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutur Gubernur Longki.

Olehnya Gubernur menekankan kepada PT. Haris Mas Argo Utama yang join dengan PMA Malaysia agar serius untuk berinvestasi di daerah ini.

Pada kesempatan Gubernur Longki didampingi Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Bunga Elim Somba, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Cristina Shandra Tobondo, dan Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan Pelaksana tugas. Kepala Biro Humas dan Protokol, Mohammad Haris Kariming.

Asisten II Elim Somba juga menyampaikan bahwa sesuai dengan visi dan misi Gubernur Sulteng yang menekankan pengembangan pada bidan pertanian dan perkebunan.

Saat ini kata Elim, lokasi pengembangan usaha di bidang pertanian dan perkebunan di Sulteng memiliki potensi 6,2 juta hektar area dan yang sudah termanfaatkan masih seluas 2 juta hektar. Elim mengatakan permohonan perizinan PT. Haris Mas Argo Utama yang ingin berinvestasi sektor perkebunan kelapa sawit dan jagung dengan melihat potensi yang ada. [****]

Penulis; Bob Shinoda/Antara
Editor; Sutrisno

(Visited 103 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*