Pembongkaran pemukiman warga Palestina di Yerusalem oleh Israel. [Anadolu Agency]

Israel Akan Bongkar Puluhan Rumah di Yerusalem Timur

Yerusalem, Jurnalsulawesi.com – Otoritas Israel mengeluarkan surat perintah pembongkaran terhadap rumah warga Palestina yang ada di Yerusalem Timur. Dilaporkan surat pembongkaran itu ditujukan untuk tiga rumah di lingkungan Ras Khamis di Shuafat.

Dalam surat perintah tersebut, Otoritas Israel berdalih melakukan pembongkaran karena bangunan rumah warga itu dibangun tanpa izin yang legal. Sebagaimana disitat dari Middle East Monitor, Kamis (28/12/2017), rencana pembongkaran menyebabkan sedikitnya 52 orang terancam menjadi tunawisma.

Seorang warga bernama Suleiman Turk mengatakan, bahwa ia dan penduduk lainnya sangat terkejut dengan rencana tersebut. Turk mengatakan, para petugas dari Israel datang secara tiba-tiba ke rumahnya untuk memberitahu tentang rencana pembongkaran. Mereka datang dengan dikawal dan diberi perlindungan secara ketat oleh polisi.

Diketahui terdapat 17 orang yang tinggal di rumah milik Turk. Rumah ini telah berdiri selama 20 tahun lamanya. Ia menyebut, tak memiliki harta benda dan akan kehilangan tempat bernaung jika rumahnya benar-benar dibongkar.

Selain Turk, kedua rumah lainnya yang akan dibongkar adalah milik Majid Abu Turk dan Mazen Rajabi. Kedua rumah itu total menampung 35 orang. Otoritas Israel sendiri memberikan waktu 2 pekan atau 14 hari bagi para warga Palestina itu untuk pergi dan mengosongkan rumah mereka.

Tak menyerah begitu saja, para pemilik rumah mengajukan permintaan banding atas rencana pembongkaran itu. Namun sayangnya permohonan mereka ditolak dan berakhir sia-sia.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu 6 Desember, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel. Meski ditentang banyak pihak, nyatanya Israel tetap kukuh mempertahankan Yerusalem. Bahkan mereka terus melakukan tindakan untuk menguasai Yerusalem sepenuhnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu menawarkan diri menjadi seorang pemandu wisata peziarah Kristen yang ingin bertandang ke Yerusalem. Banyak yang menilai aksi Netanyahu ini dimaksudkan sebagai upaya mengukuhkan kota suci itu sebagai bagian dari negaranya. Aksi Israel semakin agresif karena mereka juga berencana membangun 300 ribu unit permukiman baru di Yerusalem Timur. [okezone]

(Visited 20 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*