Asap mengepul di wilayah Gaza setelah serangan jet-jet tempur Israel pada Jumat (20/7/2018). [Reuters]

Israel Serang Gaza Besar-besaran, Empat Tewas

Gaza, Jurnalsulawesi.com – Militer Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap posisi Hamas di Jalur Gaza sejak Jumat petang, tak lama setelah seorang tentaranya terbunuh dalam bentrok di perbatasan. Serangan udara ini telah dikonfirmasi Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

“Jet-jet IAF (Angkatan Udara Israel) baru-baru ini melakukan serangan berskala luas terhadap sasaran-sasaran militer Hamas di seluruh Jalur Gaza menyusul serangan penembakan yang parah terhadap tentara IDF siang ini (Jumat kemarin). IDF saat ini melakukan serangan di berbagai lokasi,” kata IDF dalam pernyataan yang diunggah di Twitter via akun resminya @IDFSpokesperson, Sabtu (21/7/2018).

IDF menegaskan bahwa satu tentaranya tewas setelah diserang di perbatasan Gaza pada hari Jumat.

“Hari ini seorang tentara tempur IDF tewas selama kegiatan operasional di dekat Jalur Gaza selatan. Skuad teroris menembak pasukan IDF dan tentara IDF terluka parah. Dia kemudian menyerah pada luka-lukanya. Keluarganya telah diberitahu,” lanjut pernyataan IDF.

“IDF melihat serangan hari ini dan kegiatan bermusuhan yang diatur oleh Hamas selama bulan-bulan terakhir dengan sangat keras. Hamas memilih untuk meningkatkan situasi keamanan dan akan menanggung konsekuensi atas tindakannya,” imbuh militer Israel tersebut.

Selain menggunakan pesawat jet tempur, IDF juga mengerahkan tank untuk menyerang para milisi Hamas.

Serangan besar-besaran dilancarkan IDF sejak Jumat malam setelah Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan kepada Hamas bahwa batas waktu pemberitahuan untuk menghentikan serangan layang-layang sudah habis.

Sesaat sebelum serangan dimulai, pejabat keamanan utama Israel mengadakan pertemuan. Pertemuan itu dilaporkan media setempat bahwa operasi militer berskala penuh di Gaza bisa serupa dengan yang terjadi pada tahun 2014.

Pejabat medis Palestina mengatakan setidaknya empat warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan Israel. Hamas, gerakan Islam bersenjata yang mengontrol Gaza, mengatakan tiga dari mereka yang tewas adalah pejuangnya. Korban keempat adalah seorang pengunjuk rasa, penduduk setempat dan petugas medis mengatakan setidaknya 120 warga Gaza terluka.

“Pejabat keamanan Mesir dan seorang diplomat dari negara lain yang tidak disebutkan namanya mengadakan kontak dengan Hamas dan Israel dalam upaya untuk memulihkan ketenangan dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” seorang pejabat Palestina mengatakan kepada Reuters.

Sementara itu, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Nickolay Mladenov, menyerukan semua orang di Gaza untuk mengambil langkah menjauh dari apa yang dia sebut “ambang” dari perang lain.

“Ketegangan harus dikurangi tidak minggu depan dan tidak besok tetapi sekarang!,” tulis dia di Twitter. “Mereka, yang ingin memprovokasi orang Palestina dan Israel ke dalam perang lain, tidak boleh berhasil.” [***]

 

Sumber; Sindonews
Editor; Sutrisno

(Visited 18 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*