Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) periode 2017-2022, Zainal Mus dan Rais Adam, saat dilantik oleh Gubernur Longki Djanggola, di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (22/5/2017). [bangkepkab.go.id]

Jadi Tersangka, Bupati Bangkep Siap Hadapi Kasus Hukum di KPK

Palu, Jurnalsulawesi.com – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Zainal Mus menyatakan siap menghadapi kasus hukum dan menanggung semua risikonya, sehubungan dengan penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
BACA: Bupati Bangkep Jadi Tersangka di KPK

“Saya minta semua masyarakat di Banggai Kepulauan tetap tenang. Jangan ada yang terpengaruh, biar saya sendiri yang menghadapi masalah ini,” katanya melalui telepon selulernya, Sabtu (17/3/2018), yang dikutip Antara.

Zainal juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, agar semua bekerja seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan informasi penetapannya sebagai tersangka.

“Saya berharap penetapan saya sebagai tersangka tidak memengaruhi jalannya roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di Bangkep. Saya juga masih bupati definitif dan akan tetap bekerja seperti biasa sampai ada keputusan yang resmi mengenai jabatan ini,” ujarnya.

Zainal Mus juga membenarkan bahwa dirinyalah yang ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama Ahmad Hidayat Mus, calon Gubernur Maluku Utara (Malut), dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pembebasan lahan Bandara Bobong, Kabupaten Kepulauan Sulu, Malut, tersebut.

“Namun sampai saat ini saya belum mendapat pemberitahuan resmi dari pihak manampun soal penetapan saya sebagai tersangka,” ujarnya.

Zainal juga membenarkan bahwa kasus tersebut sudah pernah ditangani secara hukum dan dirinya sudah melakukan pengembalian dana yang dituduhkan diselewengkan.

“Namun begitu saya siap menghadapi semua proses hukum dan memikul seluruh risiko yang harus diterima. Saya belum berpikir untuk melakukan langkah-langkah hukum apapun soal penetapan saya sebagai tersangka tersebut,” ujarnya.

Zainal Mus yang berpasangan dengan Rais Adam, terpilih menjadi Bupati Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, pada pilkada serentak Februari 2017, dan dilantik Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola, MSi pada 22 Mei 2017.

Zainal Mus sendiri membenarkan bahwa dirinya telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan dan pembebasan lahan Bandara Bobong pada APBD Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, pada Tahun Anggaran 2009.

Zainal Mus yang sebelumnya adalah Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Malut, periode 2009-2014 ini ditetapkan sebagai tersangka bersama Ahmad Hidayat Mus, Bupati Kepulauan Sula 2010-2015 yang saat ini menjadi calon Gubernur (Cagub) Maluku Utara (Malut). [***]

Sumber; Antara

(Visited 210 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*