Jamal Hibatullah diapit Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola, MSi dan Bupati Poso Darmin Sigilipu, usai mengenakan Yellow Jersey, juara paling bergengsi pada akhir Etape I TdCC di Anjungan FDP Tentena, Kabupaten Poso, Senin (6/11/2017). [Sri/FB]

Jamal Hibatullah Rebut Hadiah Bergengsi Etape I TdCC

Bagikan Tulisan ini :

Tentena, Jurnalsulawesi.com – Pembalap sepeda Tim KFC Jakarta, Jamal Hibatullah menjadi yang tercepat menyentuh garis finish sekaligus berhak mengenakan White-Red Jersey (Jeket Merah Putih) pada Etape I lomba balap sepeda Tour de Central Celebes (TdCC), Senin (6/11/2017), sekira Pukul 15.00 WITA.

Selain tercepat masuk garis finis pada etape sepanjang 192 kilometer antara Kota Ampana-Tentena ini, Jamal yang berusia 21 tahun itu juga merebut hadiah paling bergengsi yakni Yellow Jersey alias Jeket Kuning karena mengumpulkan nilai terbanyak dari seluruh nomor lomba.

Jamal yang bergabung dengan KFC Jakarta sejak dua tahun lalu itu juga dinobatkan sebagai Raja Sprint dan berhak atas Green Jersey (Jeket Hijau).

Dikutip dari Antarasulteng.com, dari tiga race sprint yang diperebutkan di etape ini, Jamal unggul pada sprint I dan II, dan hanya menduduki posisi III pada sprint III, karena race sprint III ini diambil alih oleh pebalap Filipina Ronel Rellamas Hualda dari tim Go for Gold.

Sementara gelar raja tanjakan (king of mountain direbut Jonel Carcueva, pebalap tim Go for Gold Filipina.

Jamal yang baru saja menjuarai Tour de Ijen (Banyuwangi) dan Tour de Molusca (Maluku) itu juga ditetapkan menjadi pebalap Indonesia terbaik dalam Etape I ini.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengenakan jeket kuning kepada Jamal dan Bupati Poso Darmin Sigilipu menyerahkan hadiah uang kepada tiga pemenang yang totalnya mencapai Rp32 juta.

Pelatih utama Tim KFC Jakarta, Maknur mengaku gembira timnya bisa memenangkan Etape I dan berharap masih bisa berbuat banyak pada dua etape berikutnya.

Lintasan di etape ini, kata Maknur, tidak terlalu berat seperti lintasan Tour de Singkarak. Tanjakannya tidak begitu tinggi, hanya saja jarak etape ini cukup jauh,” ujarnya.

“Kami menantikan etape III antara Parigi-Palu pada Rabu (8/11/2017), karena di situ ada “kelokan gergaji” yang sangat menantang yang ditempuh dengan naik dan turun gunung yang elevasinya cukup tinggi.

“Saya bangga tim kami bisa menjadi juara pada etape ini. Insya Allah masih bisa merebut juara lagi di dua etape berikutnya,” ujar Jamal Hibatullah.

Sekira 5.000 warga Kabupaten Poso tumpah ruah di Ajungan Festival Danau Poso menyambut 69 pebalap dari 18 negara, yang bertarung memperebutkan hadiah uang total senilai Rp600 juta pada iven TdCC ini.  [Antarasulteng.com]

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*