Kondom. [ilustrasi]

Kenapa Pria Menolak Pakai Kondom saat Bercinta?

Bagikan Tulisan ini :

Jurnalsulawesi.com – Banyak opini yang memaparkan bahwa pemakaian kondom dapat mengurangi kepuasaan saat bercinta. Padahal, kondom sangat ampuh untuk mencegah penyakit menular seksual yang rentan mengintai.

Angka penyebaran kasus HIV AIDS di Tanah Air masih terus meninggi. Salah satu penyebabnya, yaitu banyaknya kaum pria bersuami yang masih suka bergonta-ganti pasangan.

“Alasan kaum ibu rumah tangga banyak terkena HIV AIDS, karena suaminya yang sering main dan ganti-ganti pasangan. Bukan pada kasus selingkuh, tetapi ganti-ganti pasangannya itu yang berisiko HIV AIDS,” ujar motivator dan pemerhati masalah SDM, Shanti Maya yang dikutip Viva.co.id.

Ditambah, banyak kaum pria yang enggan mengenakan alat pelindung atau kondom saat bercinta dengan pasangan. Hal ini ditengarai keyakinan rasa kepuasan yang menurun saat mengenakan kondom.

“Gunakan kondom banyak yang merasa kurang puas, jadi memilih tidak pakai. Kepuasan itu biasanya dimiliki kaum pria yang egonya tinggi,” jelasnya.

Selain itu, ada kaum lelaki yang merasa lebih jantan dengan tanpa penggunaan kondom saat bercinta. Sehingga, tidak menutup kemungkinan penyebaran HIV AIDS menjadi semakin meluas.

“Kemungkinan juga, karena merasa lebih perkasa, atau jantan saat tidak pakai kondom. Harusnya suami punya tanggung jawab untuk melindungi keluarganya dari penyebaran HIV AIDS, tetapi libido yang tinggi membuat hal tersebut diabaikan,” terangnya.

Tips Memilih Kondom
Kondom adalah pilihan terbaik kedua untuk melindungi diri dari penularan penyakit, terutama akibat hubungan seksual. Namun, perlu diperhatikan dalam pemilihannya. Hal ini, guna memberikan keamanan dan kenyamanan saat bercinta.

Spesialis andrologi Heru H. Oentoeng mengatakan, dengan memakai kondom, hubungan saat bercinta tak melulu hambar. Baginya, pemakaian tersebut bisa menjadi pengalaman hubungan intim yang menyenangkan apabila dipertimbangkan pemilihanya secara tepat.

Ada tiga faktor utama memilih kondom. Pertama, kenyamanan, kondom harus pas dan nyaman saat digunakan serta tidak mudah sobek atau bocor. Kedua, keandalan yang berarti kondom harum mampu mencegah, atau menunda kehamilan yang tidak diinginkan, serta mencegah berpindahnya kuman.

Ketiga, adalah sensitif. Di mana kondom yang digunakan jangan sampai mengurangi rasa saat berhubungan.

“Memilih kondom yang tepat sangat penting. Ukurannya pun harus pas dan memberikan rasa nyaman. Terlebih lagi, pasangan harus tahu cara menggunakan kondom dengan benar,” kata Heru.

Adapun tips dalam memilih kondom dan penggunaannya saat bercinta, Heru menyebutkan sedikitnya ada lima langkah.

 

1. Gunakan kondom yang berbahan lateks
Kondom ada dua jenis yang marak dijual di pasaran, yaitu terbuat dari bahan lateks dan sintetis. Keduanya baik dan memiliki kelebihan masing-masing, namun dianjurkan untuk memilih yang berbahan lateks. Karena dirancang untuk kontrasepsi dan mampu mencegah penularan penyakit seksual.

2. Cek tanggal kedaluwarsa kondom sebelum digunakan
Karena, apabila kondom sudah kedaluwarsa akan mudah sobek dan bocor saat digunakan.

3. Pasang kondom dengan benar
Pastikan ukuran kondom pas dan sesuai dengan alat kelamin laki-laki. Hal ini untuk mencegah tertinggalnya kondom di dalam kelamin pasangan.

4. Gunakan pelumas
Pastikan pasangan telah terlumasi dengan sempurna. Disarankan, gunakan bahan, atau gel pelumas (lubricant gel) yang bermutu baik. Jangan menggunakan pelumas seperti baby oil, atau hand body, karena akan merusak kondom.

5. Lepaskan kondom dengan benar dan buang pada tempatnya
Hati-hati, saat melepaskannya. Karena, seringkali kondom beserta cairan sperma dimungkinkan tertinggal di dalam kelamin pasangan. Kemudian, jika hal itu tak terjadi, segera buang kondom pada tempatnya. [Viva.co.id]

(Visited 402 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*