Gubernur Sulteng, Longki Djanggola (tengah) duduk dengan beberapa kepala daerah menghadiri Rakornas Pilkada serentak tahun 2018 di Grand Sahid Hotel Jakarta, Selasa (20/2 2018). [HUMAS PEMPROV]

Kepala Daerah Diminta Jaga Netralitas PNS di Pilkada Serentak

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) persiapan pemilihan kepala (pilkada) serentak tahun 2018 di Grand Sahid Hotel Jakarta, Selasa (20/2 2018).

Rakor dibuka oleh Menkopolhukam, Wiranto yang dihadiri Menteri Dalam (Mendagri) Negeri Tjahyo Kumolo dan Menteri PAN RB, Asman Abnur, serta dihadiri seluruh Gubernur, Bupati, Walikota, KPU/KPUD, dan dan Bawaslu se Indonesia.

Pada kesempatan itu Gubernur Sulteng, Longki Djanggola didampingi Pjs. Bupati Parigi Moutong, Mohammad Nadir, Pjs. Bupati Donggala, Muhammad Muhlis dan Plt. Karo Humas dan Protokol, Mohammad Haris Kariming.

“Rakor ini penting untuk dihadiri para kepala daerah, supaya masing-masing menjaga keamanan, kenyaman, dan ketenangan daerahnya supaya lebih kondusif,” katanya.

Menko Wiranto menyampaikan, pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 dilaksanakan guna mengantisipasi berbagai permasalahan yang muncul atas pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018, gubernur sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di daerah agar dapat melaksanakan pilkada dengan Aman, tertib dan damai.

“Pelaksanaan pilkada Tahun 2018 ini akan dilanjutkan dengan tahapan pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019,” katanya.

Olehnya sebut Menko Wiranto, menekankan kegiatan ini tidak main – main dan harus ditangani dengan serius karena menentukan nasib Bangsa Indonesia kedepan.

“Tetapi kita harus yakin bahwa bangsa kita sudah pernah mengalami cobaan yang kita kenal dengan krisis nasional di tahun 1998 yang melahirkan reformasi demokrasi Indonesia,” tutur Menko Wiranto.

Ia meminta agar kepala daerah dapat memberikan fasilitasi terhadap pelaksanaan pilkada tahun ini dengan baik dan menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus terjaga dengan baik.

Menko Wiranto juga mengharapkan agar pihak keamanan dapat menjamin terlaksananya pesta demokrasi ini tanpa ada isu SARA, Hoax demikian juga KPU dan bawaslu dapat melaksanakan pilkada ini dengan baik. [***]

Penulis; Bob Shinoda/*

(Visited 39 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*