KPU Kota Palu menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), Rabu (12/9/2018) malam. [Ist]

KPU Tetapkan DPTHP, Pemilih Kota Palu Berjumlah 218.491

Palu, Jurnalsulawesi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) melalui Rapat Pleno Terbuka, Rabu (12/9/2018) malam. Dalam Pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU Palu Agussalim Wahid, SE itu ditetapkan, jumlah pemilih di Kota Palu untuk Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 sebanyak 218.491 jiwa.

Ketua KPU Palu Asussalim Wahid mengatakan, sebelum DPTHP ini ditetapkan melalui rapat pleno terbuka, telah dilakukan perbaikan data dari data pemilih sebelumnya. Perbaikan dilakukan oleh para petugas pemilih di tingkat kecamatan, melalui pendataan faktual di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh PPK se- Kota Palu, karena telah bekerja keras melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga dapat menghasilkan data pemilih yang kita plenokan pada malam ini,” kata Agussalim Wahid.

Sebelum dilakukan penetapan, Ketua KPU juga memberikan kesempatan kepada setiap Ketua PPK untuk menyampaikan hasil perbaikan data pemilih di masing-masing kecamatan untuk ditetapkan dalam pleno.

Dari hasil perbaikan itu, PPK di masing-masing kecamatan menemukan masih adanya data pemilih ganda, serta data pemilih yang tidak memenuhi syarat dengan jumlah mencapai 3.880 pemilih yang tersebar di semua kelurahan.

Setelah semua PPK membacakan hasil perbaikan data pemilih di masing-masing kecamatan, Ketua KPU Palu Agussalim Wahid selanjutnya menetapkan data pemilih hasil perbaikan. Keputusan itu dituangkan dalam berita acara Nomor: 83/PL.01.2-BA/7271/KPU-Kot/IX/2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dari jumlah DPTHP sebanyak 218.491 jiwa itu tersebar di 46 kelurahan, 8 kecamatan dan jumlah TPS mencapai 1.079.

Adapun rincian DPTHP di masing-masing kecamatan se-Kota Palu yakni,
1. Kecamatan Palu Timur 5 kelurahan, 145 TPS, 25.267 pemilih.
2. Kecamatan Mantikulore 8 kelurahan, 209 TPS, 44.599 Pemilih.
3. Kecamatan Palu Utara 5 kelurahan, 63 TPS, 13.799 Pemilih.
4. Kecamatan Tawaeli 5 kelurahan, 62 TPS, 14.069 Pemilih.
5. Kecamatan Palu Selatan 5 kelurahan, 192 TPS, 41.465 Pemilih.
6. Kecamatan Tatanga 6 kelurahan, 133 TPS, 29.437 pemilih.
7. Kecamatan Palu Barat 6 kelurahan, 179 TPS, 30.535 Pemilih.
8. Kecamatan Ulujadi 6 kelurahan, 96 TPS, 19.320 Pemilih.

Turut hadir dalam pleno terbuka itu Komisioner KPU Nurbiah, SH. MH dan Iskandar Lembah, S.Sos. Selain itu juga dihadiri Komisioner Bawaslu Kota Palu Ivan Yudharta, Munira dan Fadlan, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Kodim, Polres, Kejaksaan Negeri Palu, serta para LO atau petugas penghubung Partai Politik peserta Pemilu 2019.

Sementara Komisioner Devisi Logistik KPU Palu, Iskandar Lembah, mengatakan saat petugas PPK melakukan verifikasi faktual para pemilih ganda yang ditemukan itu rata-rata sudah pindah, tetapi data administrasinya masih tertinggal di mana tinggal sebelumnya.

Misalnya kata Iskandar, pemilih A tinggal di Kelurahan Besusu. Kemudian dia pindah ke Kelurahan Kawatuna, akhirnya pemilih A itu dicatat lagi sebagai pemilih di Kawatuna, padahal sebelumnya sudah tercatat di Kelurahan Besusu.

“Dengan adanya perbaikan ini, kami memastikan bahwa data yang ditetapkan pada Rapat Pleno ini merupakan data yang valid, sesuai perbaikan yang telah dilakukan PPK melalui pendataan faktual di lapangan,” terang Iskandar. [***]

 

Penulis; Sutrisno/*

(Visited 26 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*