Gubernur Sulteng, Longki Djanggola memimpin rapat evaluasi kinerja Bank Sulteng di ruang kerja Sekdaprov, Senin (9/4/201). [Bob]

Kredit Bank Sulteng Tumbuh 13,50 Persen

Palu, Jurnalsulawesi.com – Direktur PT. Bank Sulteng, Rahmat Haris mengakui produktifitas Bank Sulteng dari sektor penyaluran kredit masih didominasi oleh kredit konsumtif. Namun demikian akan berupaya menggenjot untuk peningkatan kredit produktif.

Hal itu dikemukakan Rahmat Haris saat rapat evaluasi dan pengawasan kinerja Bank Sulteng yang dipimpin Gubernur Sulteng, Longki Djanggola di ruang kerja Sekdaprov, Senin (9/4/2018).

Saat ini kredit Bank Sulteng meningkat dari Rp 2.627.491.748.111,- pada tahun 2016 menjadi Rp2.958.698.891.267,- Tahun 2017 atau tumbuh sebesar 13,50 persen.

Sementara volume deposito posisi Desember 2017 tercatat sebesar Rp 1,74 triliun atau meningkat 16 persen (yoy) dari posisi Desember 2016 yang tercatat Rp1,50 triliun. Sementara market share tabungan masih dikisaran 6,45 persen.

“Tabungan masyarakat Sulteng tercatat Rp11,37 triliun. Adapun volume giro pada posisi 31 Desember 2017 sebesar Rp651,41 miliar,” ungkapnya.

Sementara, Gubernur Longki Djanggola dalam rapat yang bertujuan untuk peningkatan produktifitas dan mutu perbankan itu menyoroti beberapa poin dan topik utama yang menjadi pokok bahasan, di antaranya kinerja direksi, komisaris dan karyawan PT. Bank Sulteng, struktur organisasi, serta menyangkut pengisian jabatan direksi dan komisaris yang lowong.

Pembahasan lainnya menyangkut permasalahan dalam penyaluran kredit pada Bank Sulteng dan keterlibatannya untuk mendukung program kerja pemerintah daerah serta laporan keuangan dan pembagian deviden PT. Bank Sulteng Tahun 2017.

“Agar dapat sukses, Bank Sulteng harus banyak berkorban dan menjadi sponsor pada berbagai ivent, hal tersebut bertujuan agar dapat dikenali oleh masyarakat secara lebih dekat,” kata Gubernur Longki.

Berkaitan beberapa persoalan dimaksud, PT. Bank Sulteng melalui Direktur Utamanya, Rahmat Haris mengaku akan meningkatkan kinerja seluruh karyawan Bank Sulteng, termasuk penyelesaian persoalan internal maupun eksternal serta persoalan hukum dialami.

Hadir pada kesempatan itu, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Bunga Elim Somba, Kepala Biro Administrasi Perekonomian, Richard Arnaldo, Kepala Biro Hukum, Ihsan Basir, Kepala BPKAD, Eda Nur Ely, Komisaris Bank Sulteng, Abdul Karim Hanggi, Amdjad Lawasa, Amiludin, Direktur Kepatuhan Bank Sulteng, Ika Natawijaya, Direktur Operasional Bank Sulteng, Siti Maryam, Direktur Pemasaran Bank Sulteng, Darmisal Aladin serta pejabat terkait lain.[***]

Penulis; Bob Shinoda

(Visited 79 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*