Sekjen DPP Hanura Syarifuddin Sudding, Anggota DPR RI Fraksi Hanura CAPT Djoni Rolindrawan, Rektor IAIN Palu Prof. Zainal Abidin dan Kapolres Palu AKBP Mudjiono saat menjadi narasumber seminar nasional di Hotel Mercure Palu, Senin (13/11/2017). [Ist]

Meneguhkan Kembali Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Fraksi Partai Hanura MPR RI bekerjasama dengan Laskar Muda Hanura (Lasmura), menggelar Seminar Nasional Kebangsaan, di Hotel Mercure Palu, Senin (13/11/2017).

Seminar itu mengangkat tema “Memperteguh Pancasila Sebagai Ideologi, Sumber Hukum dan Jati Diri Bangsa Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” dengan menghadirkan empat narasumber yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura Syarifuddin Sudding, Anggota DPR RI Fraksi Hanura CAPT Djoni Rolindrawan, Rektor IAIN Palu Prof. Zainal Abidin dan Kapolres Palu AKBP Mudjiono.

Sekjen Hanura, Syrifuddin Sudding dalam sambutan saat pembukaan mengatakan, konsensus yang digagas para pendiri bangsa yakni Pancasila sebagai ideologi bangsa, harus terus dilakukan penyegaran kembali melalui seminar – seminar, agar generasi memahami dan tidak mudah terpengaruh dengan faham – faham radikal yang bisa nemecah belah bangsa.

“Bangsa kita adalah bangsa yang besar yang terdiri dari ribuan pulau, ribuan suka dan bahasa, serta adat istiadat yang harus tetap kita jaga, supaya tidak mudah terpecah belah oleh paham-paham radikal,” ujar Syarifuddin Sudding dalam sambutannya.

Dikatakannya, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, para pemuda sudah mengikrarkan diri pada tahun 1928 dalam bentuk sumpah pemuda dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk kemerdekaaan bangsa Indonesia. Dengan semangat yang tinggi, para pemuda bersama rakyat dapat malawan penjajah dan akhirnya bisa merebut kemerdekaan dari para penjajah.

“Ada satu ungkapan dari tokoh pemuda kala itu yakni Tan Malaka mengatakan, hanya satu kekayaan pemuda yakni idealisme. Inilah yang mempersatukan anak-anak mudah saat itu, sehingga bisa bersatu melawan penjajah,” terang Anggota DPR RI itu.

Idealisme kata dia, harus tetap dipertahankan untuk mempertahankan persatuan agar tidak mudah disusupi paham yang masuk untuk memecah belah indonesia.

“Saya minta anak-anak muda, mari kita jaga NKRI dan terus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tekannya.

Dia menambahkan, hasil sensu tahun 2016 disebutkan bahwa tahun 2045 mendatang, ada sekira 20 juta anak muda akan mengambil alih kepemimpinan bangsa ini. Karena itu, para pemuda harus bisa melawan peredaran narkoba dan paham radikalisme yang merusak dan memecah belah persatua. Narkoba kata Syarifuddin Sudding, adalah sebuah grad desain dari bangsa-bangsa asing untuk melemahka generasi muda, agar tidak bisa menjadi pemimpin ditahun keemasan 2045, sehingga bangsa asing bisa dengan leluasa menguasai kekayaan alam Indonesia.

“Jika kita tidak mempersiapkan generasi muda dengan baik, maka kita akan menjadi kuli di negri kita sendiri. Tujuan dipasoknya narkoba dan paham radikalisme untuk melemahkan dan memecah belah persatuan kita,” tegasnya.

Ketua DPD Hanura Sulteng, Hadianto Rasyid dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini adalah agenda yang menggugah hati warga negara agar memahami empat pilar bangsa yakni Pancasila, Undang-undang Dasar, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Pancasilah kata Hadianto, sebagai ideologi bangsa adalah keputusan mutlak sebgai dasar dan sandara berbangsa. Karena itu, kegiatan seminar nasional itu, mengingatka kembali bahwa perjuangan belum berakhir. Sulawesi Tengah (Sulteng), jika dibandingkan dengan daerah lain tidak masuk 10 besar daerah yang maju. Karena itu, dengan seminar kebangsaan yang digagas Fraksi Hanura MPR RI di Sulteng, jangan hanya sekedar rame – rame saja, tapi harus dijadikan sebagai motivasi untuk membangun Sulteng.

“Marilah kita jadikan ajang ini, menggugah kita untuk memperjuangkan agar daerah ini lebih baik dan maju,” katanya.

Usai seminar nasional itu, dilanjutkan dengan deklarasi Lasmura Sulteng yang dihadiri ratusan pemuda Hanura Sulteng. [***]

 

Rep; A. Yudhistira/*

(Visited 68 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*