Bupati Donggala, Kasman Lassa. [Dok/JS]

Merasa Dibohongi Bawahan, Bupati Donggala Naik Pitam

Bagikan Tulisan ini :

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Bupati Donggala, Kasman Lassa, Rabu (17/1/2018) malam, benar-benar naik pitam. Pasalnya dia merasa sudah dibohongi oleh Kadis Kominfo Kabupaten Donggala, Tarifin Masuara terkait kerja sama publikasi antara Pemda dan media massa tahun 2017 lalu.

Hal itu terkuak setelah awak media menanyakan langsung ke bupati, soal kerja sama tersebut. Karena hingga berakhir tahun anggaran 2017, media yang bekerjasama dengan Pemda Donggala merasa belum dibayar sepenuhnya sesuai perjanjian kerjasama (MoU) oleh Kadis Kominfo.

“Aah! masa seperti itu. Padahal saya sudah anggarkan sekitar Rp1 miliar lebih untuk kerjasama media tahun anaggran 2017. Pasti dananya dipake perjalanan dinas lagi ini,” kata Kasman dengan nada marah.

Kesal dengan ulah anak buahnya tersebut, Kasman Lassa langsung menghubungi Kadis Kominfo Tarifin Masuara melalui telepon selulernya. Dari balik Handphonenya, terdengar suara Tarifin menjelaskan bahwa program kerja sama media tahun 2017 telah ia laksanakan. Namun pernyataan Tarifin dibantah oleh Aksan, salah satu Kabid Kominfo yang membidangi kerjasama media.

Ahsan mengatakan program kerjasama media tahun anggran 2017 belum sepenuhnya dibayarkan.

“Coba liat so baku tunjuk, kan (Saling tuding-red). Akhirnya nama saya yang rusak dihadapan teman-teman media. Jadi jangan heran kalau media menulis berita miring tentang Pemda karena hak mereka dipotong-potong,” ujarnya.

Bupati Kasman menegaskan, anggaran media tahun 2018 yang melekat di Dinas Kominfo dipindahkan ke reknening bendahara bupati, agar gampang mengontrol dana tersebut.

Selain marah dengan Kadis Kominfo, Bupati Kasman Lassa juga terlihat sangat kecewa dengan bagian Humas Pemda Donggala. Bupati menilai bagian Humas tidak transparan soal anggaran peliputan (dana transportasi wartawan) yang melekat di bagian Humas.

“Pantas selama ini wartawan sudah tidak mau lagi baikut saya (Mengikuti-red), ternyata anggaran untuk wartawan juga tidak ada (biaya liputan). Yang saya tahu di Humas itu ada biaya peliputan untuk wartawan,” sesalnya.

Terpisah Kabag Humas Pemda Donggala, Anhar dan Kasubag Kehumasan, Surtin dikonfirmasi Kamis (18/1/2018) belum memberikan komentar.

“Masih dipanggil pak bupati kita,” singkat Surtin yang buru-buru masuk ke ruangan bupati bersama Kabag Humas, Anhar. [***]

Rep; Jose Rizal
Red; Sutrisno

(Visited 1.064 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*