Marc Marquez memimpin balapan MotoGP Prancis, Minggu (20/5/2018) atas Danilo Petrucci dan Valentino Rossi. [Reuters]

MotoGP Indonesia 2021 Bakal Digelar di Sirkuit Lombok?

Jurnlsulawesi.com – Indonesia kian punya peluang besar untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Dan kabarnya, ini akan terjadi paling cepat pada 2021.

Dilansir dari asphaltandrubber, Kamis (8/11/2018), Sirkuit Lombok jadi kandidat kuat dari tiga sirkuit yang ada di Indonesia.

CEO Dorna (penyelenggara MotoGP), Carmelo Ezpeleta, dikabarkan sudah mengunjungi resor wisata Mandalika di pantai selatan Lombok, yang saat ini sedang dalam pengembangan.

Rencananya, balapan akan digelar di sirkuit yang menggunakan ‘jalan umum’ di dalam resor. Yang tentu saja akan distandarkan untuk balapan MotoGP.

Selain Sirkuit Lombok, Indonesia sebenarnya sudah menyiapkan dua sirkuit lain, Sentul dan Palembang. Tapi, Sirkuit Lombok yang paling difavoritkan. Apa sebab?

Salah satu masalah yang dihadapi Dorna dalam menyelenggarakan balapan MotoGP di Indonesia adalah birokrasi yang kompleks.

Sehingga, dengan menggelar balapan di resor wisata Mandalika, disinyalir akan mengatasi banyak masalah ini. Sebab, Mandalika adalah Zona Ekonomi Pariwisata Khusus.

Lebih jauh lagi, dengan menggelar MotoGP di dalam resor Mandalika, berarti seluruh sesi balapan dijalankan oleh resor. Sehingga  akan memotong proses birokrasi yang kompleks.

Meski masih banyak yang harus dilakukan sebelum MotoGP Indonesia dapat terjadi, rencana di Lombok ini terlihat paling menjanjikan. Langkah selanjutnya adalah kontrak yang akan ditandatangani untuk sebuah balapan. Kemungkinan akan terjadi tahun depan, atau paling lambat di awal 2020.

Dorna sejak jauh hari sangat tertarik untuk menyelenggarakan balapan MotoGP di Indonesia. Karena Indoensia pasar utama bagi pabrikan motor dan memiliki basis penggemar yang sangat besar. [***]

Sumber; Viva

(Visited 12 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*