Setelah berhasil merampas SK Bupati yang sedang dibacakan protokoler, Wabup Morut Moh. Asrar Abd Samad langsung merobeknya. [Ist]

Ngamuk di Acara Pelantikkan, Wabup Morut Teriak Soal Fee 15 Persen

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Wakil Bupati (Wabup) Moh. Asrar Abd Samad mengamuk di tengah acara pelantikan pejabat Eselon III dan esalon IV yang dipimpin Bupati Morowali Utara (Morut) Aptripel Tumimomor, di Kolonodale, Jumat (9/2/2018) sekira Pukul 14.00 Wita. Video mengamuknya orang ke dua di Morut itu seketika menjadi viral di media sosial.

Dikutip dari Antarasulteng.com, awalnya Wabup dan Bupati duduk berdampingan di meja pimpinan, namun tampak mereka tidak pernah saling sapa atau berbicara.

Namun saat protokoler membacakan Surat Keputusan (SK) Bupati, Wabup Asrar Abdul Samad tiba-tiba berdiri dan turun dari panggung, kemudian langsung menuju protokoler yang sedang membacakan SK dan merampas naskah SK. Ia kemudian merobek-robek SK tersebut di depan hadirin, sambil berteriak-teriak ‘hentikan pelantikan ini,’ jangan dilantik, jangan dilantik.”

Setelah merobek-robek SK, para petugas keamanan dari kepolisian, TNI dan Satpol PP mengamankan Asrar dan menggiringnya ke ruang kerjanya.

Lalu di dalam ruang kerjanya di lantai dua kantor bupati, ujar Rudi, Asrar melemparkan foto bupati lewat jendela dan jatuh di jalan aspal depan kantor bupati dan pecah.

Belum puas melampiaskan emosinya, Asrar yang menurut kalangan ASN di Kantor Bupati Morut sudah lama tidak kelihatan masuk kantor itu, pergi lagi ke depan ruang pelantikan pejabat dan berteriak-teriak kembali: ‘segera hentikan pelantikan.’

Saat keluar, Asrar juga teriak-teriak sembari menyebut soal fee 15 persen yang ditetapkan Bupati.

“Tidak ada, pokoknya bupati cuman bikin rusak Morowali Utara ini. Tidak ada bupati lain di negeri ini buat fee 15 persen. Cuman dia,” kata Asrar.

Asrar kemudian diamankan petugas dan membawanya kembali ke rumah jabatan wabub. Saat melintas di teras utama depan kantor bupati, Asrar menendang mobil dinas bupati jenis Toyota Fortuner hingga pintu tengahnya penyok.

Meski Wabup Asrar mengamuk, namun pelantikkan 49 orang pejabat eselon III dan 84 orang pejabat eselon IV oleh Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor tetap berlangsung hingga pukul 17.00 Wita.

Sementara itu Wabup Moh. Asrar Abd Samad membenarkan semua tindakan yang dilakukannya saat pelantikan tersebut dan siap mempertanggungjawabkannya sampai kemanapun, khususnya kepada Gubernur Sulteng dan Menteri Dalam Negeri.

Ia menilai bahwa pelantikan tersebut cacat hukum karena tidak melalui prosedur yang benar seperti pembahasan di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan dirinya sama sekali tidak pernah dilibatkan dalam masalah ini. [***]

Berikut Video Wabup Moh. Asrar Abd Samad teriak soal fee 15 persen:

Rep; Sutrisno/Antara

(Visited 990 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*