[Ilustrasi]

Panwaslu Donggala Imbau Warganet Tidak Sebarkan Isu SARA

Bagikan Tulisan ini :

Donggala,Jurnalsulawesi.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Donggala meminta warganet di Kabupaten Donggala untuk tidak menyebarkan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) jelang Pilkada 2018.

Ketua Panwaslu Kabupaten Donggala, Mohammad Fikri, mengatakan, di salah satu grop facebook Donggala saat ini di duga sudah mulai merebak isu SARA. Menurutnya, hal tersebut adalah pelanggaran dan penyebarnya bisa dijerat oleh hukum.

“Ranah penindakannya ada pada kepolisian, khususnya bagian Cyber Crime,” katanya, Kamis (4/1/2018).

Fikri mengimbau agar warganet di Kabupaten Donggala cerdas menggunakan media sosial. Dan tidak saling memprovokasi, menghujat apalagi menyebarkan isu SARA.

Dikatakanya, Panwaslu Donggala memiliki wewenang untuk mengawasi akun-akun kampanye yang dilakukan di Media Sosial saat Pilkada. Namun kewenangan Panwaslu hanya mengawasi akun-akun yang sudah terdaftar di KPU Donggala.

Fikri mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Donggala untuk bersama-sama mengawasi Pilkada. Menciptkan suasana yang sejuk, agar Pilkada

Sementara komisioner KPUD Donggala, Tazkir Suleman menjelaskan, para Paslon bupati dan wakil bupati yang bertarung pada Pilkada Donggala 2018 harus mendaftarkan secara resmi akun-akun yang akan digunkan untuk kampanye di Medsos.

“Akun-akun media sosial yang akan digunakan untuk kampanye harus didaftarkan secara resmi ke KPUD Donggala. Untuk pendaftara akun- akun itu dimulai nanti pada saat masuk tahapan kampanye, yakni bulan Februari 2018,” demikian Tazkir. [***]

Rep; Jose Rizal
Red; Sutrisno

(Visited 64 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*