Penuhi Tuntutan TKBM, PT COR Bantah Kirim Nikel Mentah

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Managemen PT COR akhirnya menerima tuntutan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Desa Ganda Ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut). Bentuk kesepakatan akan dibuat dalam nota MoU antara pihak Perusahaan dengan TKBM.

Ketua TKBM, Takdir Tovusu yang dihubungi dari Palu via telepon mengakui bahwa terjadi kesepakatan dan pihak perusahaan telah menyanggupi tuntutan TKBM, bahwa setiap pengapalan ore nikel, TKBM mendapatkan Rp950 rupiah per metriks ton.

“Alhamdulillah, setelah bertemu dg pihak perusahaan menerima tuntutan kami untuk dibayarkan Rp950 rupiah per metriks ton. Jika dihitung, setiap pengapalan dengan kapasitas 50 GT kapal tongkang, maka TKBM bisa menerima Rp45 juta lebih sekali kapal berangkat,” kata Takdir, Rabu (29/11/2017).

Namun menurutnya, kesepakatan tersebut belum final atau dipatenkan. Akan dibicarakan pertengahan Desember 2017 mendatang, apakah pembicaraan kesepakatan lalu sudah dibuatkan MoU atau akan ada perubahan.

“Kita akan sampaikan jika setelah ada hasil pertemuan nanti,” janji Takdir
BACA JUGA: TKBM Hadang Tongkang PT COR

Humas PT COR, Ratna mengakui juga adanya pembicaraan antara perusahaan dengan anggotaTKBM, terkait tuntutan hak-hak pekerja bongkar muat. Namun dia tidak merinci bentuk kesepakatan. Sebab kapasitasnya hanya sebatas menfasilitasi pertemuan tersebut.

“Yang pasti ada kesepakatan diputuskan saat pertemua. antara perusahaan dengan TKBM,” katanya.

Dihubungi via telepon Rabu (19/11/2017) siang, Ratna juga meluruskan pernyataannya yang diberitakan sebelumnya, bahwa yang mengapalkan ore nikel bukan PT COR tapi manifest PT MPR. Sebab PT COR memiliki IUP Khusus pemurnian/smelter. Walaupun PT MPR bagian dari konsorsium PT COR.

“PT COR tidak mengirim ore nikel mentah. Yang mengapalkan ore nikel mentah adalah PT. MPR,” tegas Ratna. [***]

Rep; Yusrin L Banna
Red; Sutrisno

(Visited 35 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*