GM PLN UIP Sulawesi Bagian Utara, Sigit Witjaksono (kiri), menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati Banggai H. Herwin Yatim (tengah) dan Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo (kanan), pada Ground Breaking PLTMG Luwuk 40 MW, Senin (2/7/2018) siang. [Humas PLN]

PLN Bangun PLTMG di Banggai Senilai Rp521 Miliar

Luwuk, Jurnalsulawesi.com – PT PLN (Persero) mulai melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk 40 Mega Watt (MW), senilai Rp521 miliar, di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ground Breaking pembangunan pembangkit listrik tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo melalui fasilitas Video Conference, bersamaan dengan peresmian PLTB Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/7/2018).

Peresmian ground breaking pembangunan PLTMG Luwuk ini dihadiri Bupati Banggai H. Herwin Yatim, Wakil Bupati Mustar Labolo, Kadis ESDM Propinsi Sulteng Yanmar Nainggolan dan unsur Muspida diantaranya Kapolres Banggai AKBP Moch Sholeh, Kasdim 1308, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga di sekitar lokasi PLTMG Luwuk.

General Manager (GM) PLN Unit Induk Pembangunan (IUP) Sulawesi Bagian Utara, Sigit Witjaksono mengatakan, PLN terus menggalakkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk memenuhi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional melalui program Nawacita.

Menurutnya, dengan ketersediaan tenaga listrik di seluruh penjuru Indonesia, diharapkan akan tumbuh kawasan bisnis, kawasan industri serta mendorong berkembangnya usaha kecil dan menengah yang pada akhirnya akan terwujud ketahanan industri, penyerapan tenaga kerja serta meningkatnya tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kata Sigit, pembangunan PLTMG Luwuk ini dilakukan dalam dua tahap yang ditargetkan bisa beroperasi secara komersial (Comercial Operation Date / COD) pada Triwulan I 2019 untuk tahap I sebesar 15 MW dan 25 MW tahap II akan beroperasi pada Triwulan II 2019.

“Investasi yang ditanamkan ini senilai Rp521 miliar, menggunakan teknologi Eropa (Norwegia) dengan mesin Roll Royce serta kontraktor pelaksana adalah Konsorsium Barata Indonesia, Dalle Engineering Contruction dan Mitra Energi Batam. Proyek ini pada tahap pembangunannya akan menyerap tenaga kerja kurang lebih 150 orang, dan pada tahap operasi sebanyak 250 orang,” jelas Sigit Witjaksono.

Dikatakannya, saat ini, PLN Area Luwuk memiliki 136 ribu pelanggan, dimana daya mampu pembangkit sistem Luwuk Toili sebesar 28,3 MW, dan beban puncaknya sudah mencapai 25,8 MW dan potensi pelanggan tambahan sebesar 9,1 MW. PLTMG Luwuk 40 MW ini akan memperkuat sistem ketenagalistrikan di Sulteng, khususnya Kabupaten Banggai dan sekitarnya.

“Dengan masuknya PLTMG Luwuk ini, maka kemampuan pembangkitan sistem Luwuk Toili akan meningkat sebesar 242 persen, dari kapasitas sebelumnya sehingga dapat mengakomodasi penambahan pelanggan yang lebih banyak. Jika untuk melayani pelanggan rumah tangga dengan rata-rata daya 450 VA, maka berpotensi dapat melayani sekitar 88 ribu sambungan pelanggan rumah tangga serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Banggai dan sekitarnya,” teranganya.

Sigit menjelaskan, pararel dengan pembangunan PLTMG Luwuk ini juga akan dibangun Saluran transmisi dan GI pendukungnya, yakni dari PLTMG ke arah Kota Luwuk, PLTMG ke arah Toili serta Saluran Transmisi dari Ampana, Kabupaten Tojo Unauna ke Toili yang masih memerlukan dukungan semua pihak. Selanjutnya juga akan dibangun Saluran Transmisi dari Ampana ke Bunta, sehingga sistem kelistrikan Kabupaten Banggai ini akan terintegrasi dengan Sistem Kelistrikan Sulawesi.

Ditambahkannya, PLTMG Luwuk ini akan memanfaatkan sumber gas dari Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. “Dengan memanfaatkan gas tentu PLN juga akan mendapatkan kesempatan efisiensi yang didapat dari pengurangan beroperasinya pembangkit yang menggunakan BBM yaitu PLTD,” imbuhnya.

“Atas nama PT PLN (Persero), kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Sulteng dan jajaran, Bupati Banggai dan jajaran, Unsur Muspida, Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Banggai, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur ketenaga listrikan ini,” kata Sigit Witjaksono.

Selain dihadiri Sigit Witjaksono, Ground Breaking kali ini juga dihadiri Manager PLN UPP Sulteng Hermono Dwi Gunojati, Manager PLN Area Luwuk, Andre P.R. Lengkong dan jajaran Manajemen PLN.

Sementara itu, Bupati Banggai H. Herwin Yatim berharap agar masyarakat benar-benar menjaga investasi pemerintah, melalui pembangunan PLTMG Luwuk 40 MW untuk kepentingan bersama masyarakat Banggai.

“Komitmen kami, pemerintah Kabupaten Banggai adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Apa yang dilakukan PLN dengan membangun PLTMG Luwuk ini yang akan menggunakan sumber energi gas alam yang tersedia di kabupaten Banggai, kami dukung sepenuhnya. Saya mengajak masyarakat yang ada di sekitar PLTMG untuk mendukung lancarnya pembangunan ini demi kepentingan bersama,” ujarnya. [***]

Penulis; Sutrisno/*

(Visited 32 times, 2 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*