Pelaku pembuangan bayi di Kelurahan Petobo menutupi wajahnya saat tertangkap dan digiring ke Mapolres Palu, Senin (21/11/2017) malam. [Ist]

Polisi Tangkap Ibu Pembuang Bayi di Got

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap kasus jasad bayi yang dibuang di saluran pembuangan (Got), di Jalan Nambo, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Jumat (17/11/2017) pekan lalu, sekira Pukul 15.00 WITA.

Pelaku berinisial SF (35) ditangkap aparat Kepolisian, Senin (20/11/2017) malam, sekira Pukul 21 WITA.

 

BACAWarga Petobo Geger
Kapolres Palu AKBP Mujianto melalui Paur Humas Aiptu I Kadek Aruna yang dikonfirmasi, Selasa (21/11/2017) membenarkan penangkapan pelaku pembuang bayi tersebut.

Kadek menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan, pada Senin (20/11/2017) malam, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Petobo Polsek Palu Selatan Brigadir Mohammad Ridho Ponulele, Bripka Dedi, dan Aipda Budinovrizal bersama Babinsa, Ketua Adat, Lurah Petobo dan pegawai kelurahan Petobo berhasil mengamankan pelaku pembuang bayi tersebut.

“Pelakunya berinisial SF (35). Pelakunya tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri,” kata Kadek Aruna yang dilansir SultengTerkini.com.

Motif pelaku melakukan aksi keji tersebut sementara karena memiliki masalah dalam keluarganya.

Pelaku diketahui sudah berumah tangga dan memiliki dua orang anak, termasuk bayinya yang dibuang di saluran pembuangan tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku SF sudah ditahan di Mapolres Palu dan dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman paling lama 15 tahun kurungan penjara dan maksimal denda Rp3 miliar.

“Selain itu, tersangka juga dikenakan pasal 194 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar,” tegas Kadek Aruna. [SultengTerkini.com]

(Visited 361 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*