[Ilustrasi]

Polres Tolitoli Kembali Ringkus Bandar Sabu-sabu

Bagikan Tulisan ini :

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Kabupaten Tolitoli sepertinya menjadi wilayah empuk peredaran narkoba. Setelah sebelumnya meringkus tiga siswa SMK dan satu mahasiswa yang diketahui penikmat barang haram pil koplo jenis Yolanda, Selasa (3/10/2017) lalu, sekira pukul 10.00 Wita, jajaran Polres Tolitoli kembali meringkus inisial U, warga Desa Pangkung Kecamatan Dondo yang ditenggarai sebagai pengedar dan bandar sabu-sabu.

Saat di lakukan penggrebekan di kediaman orang tuanya, tersangka U sempat melarikan diri. Namun berkat kelihaian aparat kepolisian sehingga pelaku tak berdaya dan berhasil ditangkap.

Kapolres Tolitoli AKBP M.Iqbal Alqudusy, SH.SIk membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, U diduga selain sebagai pengedar ia juga merupakan bandar.

“Jadi tersangka ini ditangkap dirumah orang tuanya. Semula U mencoba melarikan diri melalui pintu samping dan sempat membuang sesuatu benda. Namun berkat kesigipan aparat sehingga saat itu juga anggota Polsek Dondo melepas tembakan peringatan dan tersangka berhenti lalu menyerahkan diri,” kata Kapolres pada Jurnalsulawesi.com Kamis (5/10/2017).

Saat diilakukan penggeledahan kata Iqbal, ditemukan barang bukti (Babuk) berupa sabu sabu di dalam kantong plastik putih sebanyak 5 bungkus kecil. Serbuk haram ini disembunyikan tersangka dekat pohon kelapa.

Setelah diinterogasi tersangka mengaku sabu-sabu ini diperolah dari seseorang berinisial MT yg berdomisili di Desa Pangalasiang, Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Tak ayal anggota langsung bergerak ke lokasi. Saat itu MT sedang berada di warung kecil dan langsung di lakukan penangkapan dan penggeledahan. Namun tidak ditemukan barang bukti. Meski demikian, MT pun langsung diamankan guna pengembangang lebih lanjut.

“Saat ini tersangka U dan MT beserta babuk 5 paket sabu sabu diamankan di Mapolres Tolitoli guna penyelidikan lebih lanjut.[***]

 

Rep; Agus Manggona

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*