Sejumlah babuk yang diamankan dari tiga tersangka bandar dan pengedar sabu-sabu di Tolitoli, Rabu (18/7/2018). [Alam]

Polres Tolitoli Ringkus Tiga Bandar Sabu

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Tim Sat Res Narkoba Polres Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), kembali menangkap tiga bandar dan pengedar narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (18/7/2018), sekira Pukul 00.40 Wita.

Dari tiga pelaku yang diringkus, salah satunya seorang wanita.
Operasi penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tolitoli, AKBP M Iqbal Alqudusy, SH.Sik bersama Kasat Narkoba, AKP Dade Abdullah, SH.

“Semula yang ditangkap inisial SA (37) di jalan Tadulako 1 Kelurahan Panasakan. Dari penangkapan itu
ditemukan barang bukti (Babuk) sabu sebanyak 28 paket seberat 8,31 gram yang di simpan dalam pembungkus rokok Clas Mild dan pembungkus rokok Magnum. Setelah dikembangkan ternyata babuk tersebut milik AN, seorang wanita warga Jalan Tadulako 1 Kelurahan Panaskan,” kata Kapolres kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

Mendapatkan informasi tersebut, polisi kemudian melanjutkan penangkapan terhadap AN (21) di rumahnya. Dari hasil penggeledahan ditemukan 1 buah alat hisap (Bong) lengkap dengan pirex.

Kemudian AN digelandang ke Mapolres bersama babuk. Saat diinterogasi AN mengaku sabu tersebut milik JE, yang dititipkan kepadanya untuk dijual.

Mendapatkan informasi tersebut polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap JE (37) warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sidoarjo, Kota Tolitoli.

“JE berhasil ditangkap, kemudian di lakukan penggeledahan di rumahnya. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp8,2 juta, pipet, handphone merek Samsung warna putih, dompet berisi uang tunai Rp200 ribu, Bra warna hitam yang diisi pembungkus plastik obat sebanyak 11 sachet, 10 macis gas, alat hisap bong lengkap dengan pirex, 3 buah sumbu, 2 buah sendok yang terbuat dari pipet warna putih, 1 buah kompor yang digunakan untuk membakar sabu, 1 gunting warnah hitam, lakban kecil serta pembungkus plastik obat berukuran besar 1 lembar,” terang Iqbal.

Menurut pengakuan tersangka sabu- sabu tersebut diedarkan dan dikonsumsi warga sekitar Jalan Tadulako, serta kalangan sopir truk dan sopir rental mobil. Saat diedarkan sabu tersebut dipecah menjadi dalam paketan seharga Rp200 ribu hingga Rp500 ribu,” imbuh Iqbal.

Menurut Kapolres, ketiga pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) undang undang nomor 35 tahun 2008 tentang Narkotika yang berbunyi setiap orang yang degan sengaja tanpa ijin menyimpan, membawa, menjual atau mengedarkan Narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram, diancam hukuman penjara minimal 5 tahun, maksinal 20 tahun atau penjara seumur hidup. [***]

 

Penulis; Alam
Editor; Agus Manggona

(Visited 119 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*