KTU BPN Tolitoli, Syaria Tudin S.SIT

Proyek PTSL di Tolitoli Senilai Rp4 Miliar Bermasalah

Bagikan Tulisan ini :

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Proyek Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk 9.650 bidang tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tolitoli senilai Rp4 miliar lebih dinilai bermasalah.

Terbukti dalam pelaksanaan program PTSL yang tersebar di Kecamatan Galang, Dakopemean, Lampasio, Basidondo, Tolitoli Utara, Dampal Selatan, Dampal Utara hingga januari tahun ini belum rampung 100 persen, padahal waktu yang ditargetkan proyek itu seharusnya sudah tuntas pada 27 Desember 2017.

Selain menyeberang tahun, informasi yang dihimpun menyebutkan, kegiatan PTSL tersebut tidak dilakukan penyuluhan kepada masyarakat termasuk diantaranya Kecamatan Dampal Selatan, sementara anggaran penyuluhan tersebut sudah dicairkan 100 persen.

Bukan hanya soal anggaran penyuluhan, namun juga menyangkut honor petugas pendataan. Para petugas yang dipercayakan BPN untuk melakukan pendataan terhadap pemohon PTSL di sejumlah desa di Kecamatan Dampal Selatan dan Kecamatan Dampal Utara tak memperoleh honor, namun diminta menandatangani kwitansi tanpa menerima uang pendataan.

Dalam program PTSL diketahui meliputi penyuluhan, pengukuran, puldadis, pengelolaan data, pembentukan panitia dan SK, serta pencetakan sertifikat.

Kordinator PTSL BPN Kabupaten Tolitoli, Syaria Tudin S.SIT yang dihubungi mengaku tidak mengetahui adanya PTSL di Tolitoli yang bermasalah. Bahkan dirinya juga terkejut kalau kejanggalan itu muncul di BPN Kabupaten Tolitoli.

“Saya baru dengar ada informasi seperti ini, nanti saya sampaikan kepada Para kordinator yang dipercayakan menangani PTSL di Tolitoli,” katanya kepada wartawan, Senin (15/1/2018).

Kepala Tata Usaha (KTU) di BPN itu menjelaskan, pihaknya yang juga dipercayakan menjadi salah satu kordinator PTSL, menerima SK hanya di beri kewenangan mengkoordinir kegiatan PTSL, namun tidak mengelola anggaran.

“Kewenangan mengelola anggaran ada di tingkat Kanwil BPN Provinsi Sulteng. Kami hanya melaksanakan kegiatan PTSL,” tandasnya.

Menurutnya, anggaran sebesar Rp4 miliar lebih untuk mega proyek PTSL di Tolitoli berdasarkan Daftar Isian Perencanaan Anggaran dan pengelolaannya tanggung jawab pihak Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Tengah. [***]

Rep; Ramlan Rizal
Red; Sutrisno

(Visited 608 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*