Gubernur Sulteng Longki Djanggola berada di sebuah gua di tepi pantai Pulau Sombori, Kabupaten Morowali, Jumat (14/9/208) [Humas Pemprov]

Pulau Sombori Andalan Sulteng Sedot Wisman

Morowali, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola, MSi meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Pulau Sombori, Kabupaten Morowali, karena tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata masa depan yang akan menyedot banyak wisatawan mancanegara (Wisman).

“Pulau Sambori adalah daerah yang sangat indah dan menakjubkan sebagai destinasi wisata dengan target wisatawan domestik dan mancanegara,” katanya saat bertatap muka dengan masyarakat Pulau Sombori, Jumat (14/9/2018).

Gubernur yang didampingi penjabat Bupati Morowali Bartolomeus Tandigala dan Kepala Biro Humas dan Protokol Muh. Haris meminta Pemda Morowali dan semua instansi terkait di tingkat kabupaten dan provinsi untuk bersinergi mengembangkan destinasi ini serta mempromosikan dan menjualnya ke mancanegara.

Kepada masyarakat diminta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta meninggalkan eksploatasi hasil laut dengan cara-cara tidak ramah lingkungan yang merusak ekosistem laut.

Pada kunjungan ke Pulau Sombori yang sebagian orang menyebutnya sebagai ‘Raja Ampat’-nya Sulteng itu, Gubernur Longki Djanggola memasang tanda-tanda larangan membuang sampah ke laut.

Gubernur juga mengikuti aksi peduli lingkungan dan ekosistem laut bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Sombori Diving Club (SDC) Kabupaten Morowali) berupa aksi bersih pantai dan transplantasi terumbu karang.

Kunjungan gubernur ke destinasi wisata laut unggulan Sulteng ini disambut meriah warga setempat yang umumnya nelayan.

Gubernur mengunjungi sejumlah pulau menggunakan kapal kayu dan sempat singgah ke rumah Nenek Andong yang berusia satu abad sebelum menunaikan shalat Jum’at bersama warga setempat.

Pulau Sombori bisa dijangkau dengan menumpang pesawat terbang selama satu jam dari Bandara Mutiara Palu ke Bandara Maleo, Morowali, kemudian menumpang mobil ke Bungku, Ibu Kota Kabupaten Morowali selama setengah jam untuk kemudian menumpang kapal cepat (speedboat) selama sekitar dua jam ke Pulau Sombori. [***]

Sumber; Antara

(Visited 29 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*