Kabid Ciptakarya Dinas PU Tolitoli Rudi Saurang ST,MM

Puluhan Desa di Tolitoli Peroleh Pansimas

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Program Pengembangan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pansimas) di Kabupaten Tolitoli tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 22 desa, dari yang sebelumnya 11 desa tahun 2017.

“Kalau tahun lalu hanya 11 desa, tahun ini menjadi 22 desa. Bantuan program Pansimas ini pengelolaannya langsung ke masyarakat,” jelas Kepala Bidang Ciptakarya Dinas PU Tolitoli, Rudi Saurang ST MM, Selasa (20/3/2018).

Setiap desa yang memperoleh program Pansimas dari kementrian tersebut perolehan anggarannya berpariatif, namun jika dirata-ratakan berkisar Rp250 juta per desa.

“Ada juga desa yang mendapat jatah anggaran kurang lebih Rp300 juta, tetapi sebagian besar Rp250 juta,” katanya.

Bertambahnya jumlah desa dalam Pansimas di Tolitoli, katanya bukan menjadi keputusan dinas PU, melainkan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihak kementrian terkait.

“Hampir semua desa yang memiliki fasilitas air bersihnya minim di Tolitoli kita usulkan untuk Pansimas, tetapi hanya 22 desa yang ditetapkan,” sebutnya.

Sejumlah desa yang memperoleh Pansimas itu, sebelumnya telah dilakukan survey lapangan atau lokasi. Dari hasil pemeriksaan lapangan akhirnya diputuskan 22 desa yaitu Desa Lakuan,Lingadaan, Salumbia, Buntuna, Pulias, Sabaluton, Malangga,Ogoele, Kabetan, Telukjaya, Kinapasan/basi, Lempe,Bambalaga, Batuilo, Ogoele, Ogogasang, Betengon, Pallakawe, Lembaharapan, Abajareng dan Desa Dungingis.

“Dari 10 kecamatan, cuma 9 kecamatan saja yang diputuskan untuk Pansimas, karena satu kecamatan yaitu Dampal Utara tahun lalu tuntas Pansimasnya,” jelas Rudi Saurang.

Sistem pengerjaan Pansimas secara teknis tidak lagi melibatkan dinas PU, namun menjadi kewenangan pendamping atau fasilitator, baik proses lelang maupun lainnya, demikian halnya tahun lalu untuk 11 desa diantaranya Desa Labuan Lobo, Desa Bilo, Kecamatan Ogodeide, Desa Janja Kecamatan Lampasio, Basi, Kayu Lompa Kecamatan Basidondo, Desa Banagan Kecamatan Dampak Utara.

“Kalau Tolitoli tahun lalu mendapat¬†urutan ke 3 terbaik utk pansimas tahun 2017, dari 12 kabupaten satu kota di Sulteng,” tutupnya. [***]

Penulis; Ramlan Rizal

(Visited 118 times, 2 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*