[Ilustrasi]

Pundi-pundi Uang Facebook Makin Bergelimang

Jurnalsulawesi.com – Facebook melaporkan hasil pendapatan mereka pada kuartal pertama 2017. Perusahaan jejaring sosial terbesar ini memamerkan jumlah pengguna harian mereka yang kini mencapai 1,28 miliar orang dan keuntungan yang melebihi prediksi para analis.

Melalui siaran persnya, Facebook menjelaskan bahwa pengguna aktif mereka telah naik 18 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengguna aktif Facebook per bulan mencapai 1,94 miliar yang diterjemahkan sebagai kenaikan 17 persen dibanding periode yang sama di 2016.

Sementara itu, pendapatan pada kuartal pertama yang berakhir 31 Maret naik 49 persen menjadi USD8,03 miliar, dari USD5,38 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, melebihi prediksi para analis di rata-rata USD7,83 miliar yang disurvei oleh Yahoo Finance. Pendapatan tersebut merupakan gambaran pendapatan kuartalan kedelapan yang mengejutkan Facebook.

Pendapatan kuat ini didukung oleh penjualan iklan video bergerak, termasuk yang ada di Instagram. Pendapatan iklan mobile mewakili sekitar 85 persen dari total penjualan iklan pada kuartal terakhir, naik dari triwulan sebelumnya (84 persen) dan naik dari 82 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut analis firma eMarketer, pendapatan iklan global Facebook diperkirakan mencapai USD36,29 miliar tahun ini yang menjadikannya sebagai penjual iklan terbesar setelah Google.

Facebook sendiri mengungkap bahwa “lebih dari 70 juta bisnis di seluruh dunia kini menggunakan Facebook Pages setiap bulan, dan semakin banyak dari para pemilik bisnis yang menjadi pengiklan. Lebih dari 5 juta bisnis yang aktif beriklan di Facebook”.

Forbes juga mencatat bahwa perusahaan membukukan keuntungan sebesar USD3,06 miliar atau USD1,04 per saham, naik 76 persen dari laba setahun sebelumnya sebesar USD1,74 miliar atau 52 sen per saham, mengalahkan perkiraan analis sebesar USD0,87 per saham. Analis memperkirakan pendapatan non-GAAP FAcebook sebesar US$1,12 per saham.

Namun, Facebook mengatakan tidak lagi melaporkan pendapatan non-GAAP dan earning per-share. Facebook melaporkan bahwa biaya operasional kuartal pertama tumbuh 40 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$4,71 miliar.

“Kami memiliki kuartal pertama yang kuat dan awal yang baik di tahun ini,” ucap COO Sheryl Sandberg di depan para investor sebagaimana dilaporkan Forbes.

Selain Facebook, Instagram juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Meski bersaing ketat dengan Snapchat dan YouTube, Instagram telah diperkirakan menyumbang USD3,92 miliar di pendapatan global. Facebook mengumumkan bahwa Instagram Stories memiliki lebih dari 200 juta pengguna aktif.

Tak hanya itu, Analis RBC Capital Markets Mark Mahaney baru-baru ini memperkirakan bahwa Messenger dan WhatsApp akan menjadi generator pendapatan tahunan bernilai miliaran dolar dalam tiga sampai lima tahun ke depan. Hal itu selaras dengan laporan Facebook yang menyatakan bahwa 1,2 miliar orang menggunakan Messenger setiap bulannya.

“Dalam waktu beberapa bulan, setelah kami meluncurkan fitur WhatsApp Status, sudah ada 175 juta pengguna aktif harian yang menggunakan fitur tersebut,” tambah Facebook.[***]

 

Source; CNN Indonesia

(Visited 3 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*