Karo Administrasi dan Pemerintahan, Provinsi Sulteng, Fahrudin Yambas membacakan sambutan pada Musda ke-V RAPI Provinsi Sulteng, di Gedung LPMP Sulteng, Sabtu (7/10/2017) malam.[A.Yudhistira]

RAPI Harus Bersinergi dengan Pemerintah

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. Longki Djanggola, M.Si menegaskan, organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 23 Provinsi Sulteng harus menjadi organisasi yang berkualitas dan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam upaya membangun daerah untuk mewujudkan Sulteng yang Maju, Mandiri dan Berdaya saing.

Hal tersebut dikatakan gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro (Karo) Administrasi dan Pemerintahan, Provinsi Sulteng, Fahrudin Yambas pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke V RAPI Provinsi Sulteng Tahun 2017, di Gedung LPMP Sulteng, Sabtu (7/10/2017) malam.

“Pengabdian luar biasa organisasi RAPI selalu dibutuhkan pemerintah dalam upaya membangun daerah untuk mewujudkan Sulteng yang Maju, Mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Dengan demikian kata gubernur, keberadaan organisasi RAPI harus semakin berkembang dan juga memberikan manfaat, tidak saja bagi kehidupan masyarakat, tapi juga bagi kelancaran roda pemerintahan daerah Provinsi Sulteng.

Gubernur berharap organisasi RAPI yang mendarma bhaktikan para anggotanya di tengah masyarakat didalam kegiatan sosial agar kiranya dapat bersinergi dengan program pemerintah Provinsi Sulteng dalam upaya mensejahterakan masyarakat di provinsi tercinta ini.

Gubernur juga meminta kepada anggota RAPI agar kiranya dapat mensosialisasikan program-program pembangunan yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Dalam waktu dekat, akan digelar ivent internasional yakni Tour De Central Celebes (TDCC), karenanya diharapkan RAPI 23 Sulteng dapat mengambil peran untuk mensukseskan kegiatan itu,” imbuh gubernur.

Selain itu, terdapat tiga kabupaten di Sulteng yang akan menggelar Pilkada serentak 2018. Karena itu gubernur berharap, RAPI dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat untuk menciptakan stabilitas demokrasi di daerah ini.

Gubernur juga menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Sulteng terus melaksanakan pembangunan di berbagai sektor kehidupan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.

Berbagai program pembangunan tersebut, juga hendaknya dapat disosialisasikan dan diinformasikan kepada masyarakat melalui RAPI, sehingga seluruh elemen masyarakat dapat mengetahui program unggulan pemerintah Provinsi Sulteng baik yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.

Tidak dapat dipungkiri, dalam mensosialisasikan program tersebut, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan peran aktif semua pihak, tak terkecuali RAPI Provinsi Sulteng, yang bisa jadi kepanjangan tangan pemerintah di bidang komunikasi.

Dalam melaksanakan Musda, Gubernur berharap dapat berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan tanggung jawab untuk kemajuan organisasi RAPI. Karena itu kata gubernur, pelaksanaan musda ini harus benar-benar sesuai ketentuan, sehingga dapat mencapai sasaran yang optimal.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah RAPI 23 Provinsi Sulteng, Periode 2013-2017 Abdul Raaf Malik, mengatakan
Penyelenggaraan musda ini yang merupakan amanat AD dan ART organisasi hasil Munas 2017, di Sentul Bogor.

Selama kepemimpinannya, Abdul Raaf telah melakukan pembenahan organisasi dan membentuk kepengurusan di beberapa kabupaten diantaranya, Kabupaten Parigi Moutong, Kota Palu, Kabupaten Buol dan Morowali Utara.

Pembukaan Musda yang mengambil tema Wujudkan Kebersamaan Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Dalam Pengabdian ini dihadiri Ketua I RAPI Nasional Riza Fikri bersama pengurus inti Pusat, para Ketua dan Pengurus RAPI Kabupaten/Kota di lingkup Provinsi Sulteng.[***]

Rep; A Yudhistira
Red; Sutrisno

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*