[Ilustrasi]

Ratusan IRT di Palu Mengidap HIV/AIDS

Bagikan Tulisan ini :

Palu, Jurnalsulawesi.com – Dinas Kesehatan Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat, dalam periode 2002-2017 penderita HIV/AIDS mencapai 622 orang yang didominasi usia produktif dengan tren peningkatan terjadi pada ibu rumah tangga (IRT).

“Dari 622 orang yang terjangkit HIV AIDS, 98 orang meninggal dunia, 524 orang masih hidup termasuk di antaranya 184 orang adalah ibu rumah tangga (IRT). Kasusnya didominasi usia produktif antara 19-35 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Royke Abraham, Kamis (8/2/2018).

Saat ini, lanjut Royke, program pengendalian HIV/AIDS dilaksanakan dengan melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap populasi kunci yang berpotensi menjadi sumber penular, seperti pekerja seks komersial (PSK), napi di lapas, waria, gay, lesbi, pekerja salon, panti pijat, hotel dan klub malam.

“Kami melakukan penyuluhan, kunjungan dan pendampingan oleh konselor berpengalaman agar mereka lebih terbuka dan siap mengikuti test darah sekaligus mengikuti pengobatan, serta rehabilitasi mental tanpa takut diskriminasi,” ujarnya.

Sedangkan di luar populasi kunci, dilakukan dengan membentuk kelompok kerja (Pokja) HIV di tempat kerja, dan perusahaan, agar dapat mandiri dalam melakukan pencegahan dan penanganan terhadap bahaya virus HIV.

Pihaknya juga bekerja sama dengan organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Sinode antar gereja.

Menurut Royke, kegiatan promotif dan preventif, pengobatan dan rehabilitasi penderita HIV bertujuan mencapai target “3 Zero” yaitu tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian terkait HIV/AIDS, dan tidak ada lagi diskriminasi penderita HIV/AIDS dalam masyarakat. [***]

Source; Beritasatu

(Visited 343 times, 1 visits today)

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*