Rupiah Makin Tak Berdaya

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Selasa (15/5/2018) ditutup tak berdaya terhadap mata uang Negeri Paman Sam setelah menembus level Rp14.030/USD. Kejatuhan rupiah terjadi saat euro terjebak mendekati level terburuk dalam empat bulan ketika kenaikan imbal hasil obligasi AS menopang USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore berada pada posisi Rp14.032/USD atau semakin terperosok ke zona merah dibanding penutupan sebelumnya Rp13.965/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.963-Rp14.035/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp14.037/USD atau merosot tajam dari penutupan awal pekan kemarin Rp13.973/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.989-Rp14.037/USD.

Dikutip dari SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah sore ini berada pada level Rp14.035/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah ambruk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.992/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada jalur pelemahan di level Rp14.020/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah anjlok dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.976/USD.

Di sisi lain euro terjebak mendekati posisi terendah empat bulan, ketika pertumbuhan ekonomi lebih lemah dari perkiraan sebelumnya. Tercatat seperti dikutip dari Reuters, euro naik tipis 0,1% menjadi 1,1932 terhadap USD, tetapi masih tetap berada di bawah level tertinggi pada awal pekan 1,1996.

Sedankan poundsterling mulai pulih terhadap dolar, ketika data menunjukkan tenaga kerja Inggris melonjak meskipun pertumbuhan upah belum meningkat tajam. Pounds meningkat 0,2% pada level 1,3545 dan diperdagangkan flat versus euro di posisi 88,01 setelah melemah sebelum data dirilis. [***]

Sumber; Sindonews

(Visited 34 times, 1 visits today)
Bagikan Tulisan ini :

Komentar Anda..!

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*